RODABALAP.COM : Berikut Hasil Track Day Bulan Juli 2026 Sirkuit Gantiwarno : 


Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang
RODABALAP.COM : Ajang balap bergengsi International BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 kembali hadir dengan kemasan yang lebih meriah. Tahun ini menjadi momen istimewa karena Yamaha merayakan satu dekade penyelenggaraan event yang telah menjadi barometer balap sekaligus wadah silaturahmi komunitas pengguna motor sport Yamaha di Indonesia.
Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–19 Juli 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Seperti edisi-edisi sebelumnya, ratusan pembalap dari berbagai daerah dipastikan ambil bagian untuk memperebutkan podium di sejumlah kelas yang dipertandingkan.
Baca Juga : SAE Racing Team Jadikan Superprix Malang Bekal Menuju Hasil Lebih Baik
Salah satu tim yang telah memastikan keikutsertaannya adalah Tiga Kurnia Daikin Ondolomon Racing Team. Tim yang memiliki rekam jejak prestasi membanggakan ini datang dengan persiapan matang dan optimisme tinggi untuk kembali bersaing di barisan depan.
Candra Gunawan mengungkapkan bahwa tim akan menurunkan pembalap andalannya, Yosep Kurniawan, yang akan tampil di dua kelas sekaligus.
“Untuk pembalap nantinya Yosep Kurniawan akan turun di kelas R25 Community A dan Supersport 600,” jelas Candra Gunawan.
Kepercayaan diri tim bukan tanpa alasan. Tiga Kurnia Daikin Ondolomon Racing Team memiliki modal berharga setelah sukses meraih Juara Umum Mandalika Racing Series (MRS) 2025 di kelas Community 250 dan Supersport 600. Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi tim dalam membangun performa motor, strategi balap, hingga kualitas pembalap yang dimiliki.
Baca Juga : Wawan Tembong Juara Bebek 2T Standart 125cc Ex Rider di TMRRC 2026 Boyolali, SAE Racing Team Tampil Dominan
Dengan bekal pengalaman serta performa kompetitif sepanjang musim lalu, Yosep Kurniawan diharapkan mampu kembali menunjukkan penampilan terbaiknya di lintasan Mandalika. Persaingan dipastikan berlangsung ketat karena International BLU CRU Yamaha Sunday Race selalu menjadi magnet bagi para pembalap terbaik nasional maupun peserta dari luar negeri.
Mampukah Tiga Kurnia Daikin Ondolomon Racing Team mengulang kesuksesan musim lalu dan kembali mengibarkan panji juara di ajang International BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026? Menarik untuk dinantikan.
RODABALAP.COM : Kabar gembira bagi para pecinta balap lurus Tanah Air. Ajang Aspira Premio Drag Series Round 4 dipastikan akan kembali hadir pada Sabtu, 11 Juli 2026, bertempat di Sirkuit Jl. Merdeka Timur, Kabupaten Boyolali. Event bergengsi ini siap menghadirkan pertarungan sengit para pembalap drag bike terbaik dari berbagai daerah.
Sebagai salah satu kejuaraan drag bike yang selalu dinantikan, seri keempat ini diprediksi berlangsung semakin kompetitif. Pasalnya, setiap poin yang diraih akan sangat menentukan posisi para pembalap dalam klasemen sementara, sehingga seluruh tim dipastikan datang dengan persiapan maksimal, baik dari sisi performa mesin maupun strategi balap.
Lintasan lurus sepanjang 201 meter akan menjadi arena pembuktian bagi para dragster untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Adu kecepatan, ketepatan saat start, hingga konsistensi performa motor akan menjadi faktor penentu dalam perebutan podium di setiap kelas yang diperlombakan.
Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, Aspira Premio Drag Series juga berperan sebagai wadah pembinaan bagi pembalap muda dan komunitas drag bike. Melalui kejuaraan yang diselenggarakan secara resmi dan profesional, para peserta memiliki kesempatan untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan, sekaligus mengembangkan mental bertanding dengan tetap menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Kabupaten Boyolali sendiri telah dikenal sebagai salah satu pusat penyelenggaraan balap drag bike di Jawa Tengah. Berbagai event yang digelar di daerah ini selalu mendapat sambutan luar biasa dari para pembalap maupun penonton. Dukungan masyarakat yang tinggi menjadikan setiap seri berlangsung meriah dan penuh persaingan berkualitas.
Atmosfer kompetisi dipastikan kembali terasa pada putaran keempat nanti. Para penggemar balap akan disuguhkan aksi-aksi spektakuler, suara raungan mesin berperforma tinggi, hingga duel ketat di garis finis yang selalu menjadi daya tarik utama balap drag bike.
Jadi, bagi Sobat Rodabalap, jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan secara langsung Aspira Premio Drag Series Round 4 pada 11 Juli 2026 di Sirkuit Jl. Merdeka Timur, Boyolali. Bersiaplah menikmati kemeriahan balap lurus 201 meter dan mendukung para pembalap yang siap memberikan penampilan terbaik demi meraih prestasi di lintasan.
RODABALAP.COM ; Ajang Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 akan menjadi salah satu event otomotif terbesar di Kabupaten Pekalongan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80. Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, di Sirkuit Non Permanen Alun-Alun Kajen, Kabupaten Pekalongan.
Penyelenggaraan event ini bukan sekadar menghadirkan kompetisi drag bike bagi para pembalap pemula, tetapi juga menjadi langkah nyata Polres Pekalongan dalam menyediakan wadah resmi bagi para pecinta otomotif untuk menyalurkan bakat dan hobi mereka secara aman, tertib, dan sportif.
Baca Juga : Jelang Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026, Sirkuit Kajen Diaspal Baru
Melalui lintasan yang telah dipersiapkan secara khusus, para peserta dapat menguji kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding tanpa harus melakukan aksi balap liar di jalan umum. Kehadiran Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 diharapkan mampu menjadi solusi positif dalam mengurangi aktivitas balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda di bidang olahraga otomotif. Para pembalap pemula diberi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka di arena resmi yang memenuhi standar keselamatan, sekaligus membuka peluang berkembang ke jenjang balap yang lebih tinggi.
Terselenggaranya Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 berawal dari gagasan Kapolres Kabupaten Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., yang menginginkan adanya kegiatan positif bagi kalangan pecinta otomotif di wilayahnya. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan oleh Kasatlantas Polres Pekalongan, AKP Alfian Kharisma Putra, S.T., M.Sc., bersama seluruh panitia dan pihak terkait hingga event ini siap digelar.
Dengan dukungan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, komunitas otomotif, hingga masyarakat, Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 diharapkan dapat berlangsung sukses serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga otomotif di Kabupaten Pekalongan
RODABALAP.COM ; Persiapan menuju Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 terus dikebut menjelang pelaksanaannya pada Minggu, 5 Juli 2026, di Sirkuit Non Permanen Alun-Alun Kajen, Jawa Tengah. Berbagai persiapan telah dilakukan sejak jauh-jauh hari demi memastikan kejuaraan berlangsung dengan lancar dan memberikan fasilitas terbaik bagi para peserta.
Salah satu pekerjaan yang saat ini menjadi fokus utama panitia adalah proses pengaspalan baru pada lintasan sirkuit. Peningkatan kualitas permukaan lintasan dilakukan agar para pembalap dapat menikmati trek yang lebih baik sekaligus menunjang faktor keselamatan selama perlombaan berlangsung.
Baca Juga : WGTS39 dan Java Race Hadirkan Aksi Seru Grasstrack Nasional di Sirkuit Goro Assallam
Persiapan tersebut diprakarsai oleh Bintang Samudra Motor Club (BSMC) Reborn yang menggandeng Manahadap Management sebagai penyelenggara. Seluruh proses telah melalui koordinasi dan mendapatkan persetujuan dari instansi terkait, sehingga pengerjaan lintasan dapat dilakukan sesuai dengan rencana.
Selain dukungan dari pihak penyelenggara, kegiatan ini juga mendapat support dari berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan olahraga otomotif, khususnya drag bike. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghadirkan event yang berkualitas sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi para pembalap pemula.
Haryo mengungkapkan bahwa pengaspalan ulang lintasan dilakukan sebagai bentuk komitmen panitia untuk memberikan sirkuit yang lebih baik bagi para dragster yang akan berkompetisi.
Baca Juga : AMRF Kembali Eksis di Super Challenge Superprix Putaran 3 Malang
“Ini demi kalian anak-anak dragster, kita lakukan pengaspalan baru di sirkuit. Untuk mendapatkan hasil sesuai harapan,” ujar Haryo.
Dengan pengaspalan baru tersebut, lintasan di Sirkuit Non Permanen Alun-Alun Kajen diharapkan memiliki kualitas yang lebih optimal sehingga mampu mendukung performa para pembalap saat memacu motornya. Perbaikan ini juga menjadi bukti keseriusan panitia dalam menyelenggarakan kejuaraan yang aman, kompetitif, dan profesional.
RODABALAP.COM ; Pecinta balap motor di wilayah ini akan kembali disuguhkan sajian balap bergengsi. Setelah rangkaian kejuaraan road race, agenda besar terdekat yang siap digelar adalah Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026, yang menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Ajang ini dipersiapkan sebagai wadah bagi para pembalap pemula untuk mengasah kemampuan sekaligus menunjukkan potensi mereka di lintasan resmi. Kehadiran Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan atlet balap motor, khususnya di nomor drag bike, sehingga lahir talenta-talenta baru yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Tak hanya menghadirkan persaingan yang kompetitif, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi hiburan bagi masyarakat dan komunitas otomotif. Antusiasme peserta diprediksi cukup tinggi mengingat drag bike merupakan salah satu cabang balap yang memiliki banyak penggemar di berbagai daerah.
Penyelenggaraan Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 juga menjadi bentuk dukungan terhadap kampanye keselamatan berkendara. Melalui kompetisi yang digelar di lintasan resmi, para pembalap muda diharapkan dapat menyalurkan hobi dan bakatnya secara aman, sportif, serta sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dengan mengusung semangat HUT Bhayangkara ke-80, event ini diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga mampu mempererat hubungan antara Polri, komunitas otomotif, dan masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi, Bhayangkara Kapolres Cup Dragbike Pemula 2026 diharapkan menjadi momentum untuk terus mendorong perkembangan olahraga otomotif di daerah sekaligus mencetak generasi pembalap muda yang berprestasi.
RODABALAP.COM ; Pembalap muda asal Bojonegoro, Ragazzo Kautsar, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum Seri kelas Novice pada ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 3 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, 26–27 Juni 2026.
Membela tim Hud Hud Gym Pekalongan di kelas Bebek 2 Tak Standar, Ragazzo tampil konsisten sepanjang rangkaian balapan. Penampilan impresifnya membuat pembalap muda tersebut mampu mengumpulkan poin tertinggi dan berhak menyandang predikat Juara Umum Seri untuk kategori Novice.
Baca Juga : Agus Bledug Bidik Podium di Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali Bersama Hud Hud Gym Pekalongan RT
Keberhasilan Ragazzo tidak lepas dari dukungan penuh tim dan keluarga besar Hud Hud Gym Pekalongan. H. Hasan selaku owner tim bahkan hadir langsung bersama keluarga dari Pekalongan untuk memberikan semangat kepada pembalap andalannya selama berlangsungnya seri ketiga Superchallenge Superprix 2026.
Rasa syukur pun diungkapkan H. Hasan setelah Ragazzo berhasil mengamankan gelar juara umum. “Alhamdulillah, berhasil meraih gelar Juara Umum Novice. Mudah-mudahan di Seri 4 Ragazzo Kautsar tetap konsisten,” ujar H. Hasan.
Baca Juga : AMRF Kembali Eksis di Super Challenge Superprix Putaran 3 Malang
Menurutnya, hasil yang diraih di Seri 3 menjadi buah dari kerja keras pembalap, mekanik, dan seluruh kru tim yang telah mempersiapkan motor dengan maksimal menghadapi persaingan ketat di lintasan Stadion Kanjuruhan.
Gelar Juara Umum Novice ini sekaligus menjadi motivasi bagi Ragazzo Kautsar untuk mempertahankan performanya pada putaran berikutnya. Dengan modal kepercayaan diri yang tinggi, pembalap asal Bojonegoro tersebut diharapkan mampu kembali bersaing di barisan depan dan menambah koleksi prestasi di ajang Superchallenge Superprix 2026.
RODABALAP.COM ; Superchallenge Superprix 2026 Seri 3 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 26–27 Juni 2026 tak hanya menghadirkan persaingan sengit di lintasan. Karakter sirkuit yang unik justru menjadi tantangan tersendiri bagi para pembalap dan mekanik dalam mempersiapkan motor agar mampu tampil kompetitif sepanjang balapan.
Sirkuit non permanen yang memiliki panjang sekitar 900 meter tersebut dirancang dengan total 11 tikungan, terdiri dari tujuh tikungan kiri dan empat tikungan kanan. Layout yang padat membuat setiap pembalap dituntut menjaga ritme sekaligus menentukan racing line yang presisi di setiap putaran.
Baca Juga : SAE Racing Team Jadikan Superprix Malang Bekal Menuju Hasil Lebih Baik
Selain konfigurasi tikungannya, tantangan terbesar datang dari kondisi permukaan lintasan yang menggunakan kombinasi aspal lama dan aspal baru. Perbedaan karakter permukaan tersebut membuat grip ban berubah di beberapa sektor sehingga tim harus bekerja ekstra dalam menentukan setelan suspensi maupun pengaturan motor secara keseluruhan.
Mariachi Gunawan dari Genta Auto & Sport selaku Ketua Penyelenggara Superchallenge Superprix 2026 mengatakan, layout sirkuit memang dirancang untuk memberikan tantangan baru bagi seluruh peserta agar persaingan semakin menarik.
“Layout ini sudah kami maksimalkan dengan panjang sekitar 900 meter, dengan lebar 10 meter untuk area start sampai R1, sementara sisanya kombinasi 8 sampai 10 meter,” ujarnya.
Menurutnya, perpaduan tujuh tikungan kiri dan empat tikungan kanan dipilih untuk menguji kemampuan pembalap sekaligus kecermatan tim mekanik dalam menyesuaikan karakter motor dengan kondisi lintasan.
Baca Juga : Pak Ndut Beberkan Racikan Motor Ragazo Kausar di Super Challenge Superprix 2026
“Ada tujuh tikungan kiri dan empat tikungan kanan. Yang membedakan, sebagian lintasan masih menggunakan aspal lama, sementara sebagian lainnya baru selesai diaspal. Kondisi itu membuat setting suspensi menjadi tantangan karena karakter permukaan lintasannya berbeda,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, proses pencarian setup motor menjadi salah satu faktor penentu hasil balapan. Mekanik harus mampu menemukan kompromi terbaik agar motor tetap stabil saat melintasi sektor beraspal lama maupun baru, sementara pembalap dituntut cepat beradaptasi dengan perubahan grip yang terjadi di setiap bagian lintasan.
RODABALAP.COM ; SAE Racing Team kembali menunjukkan komitmennya di dunia balap motor nasional dengan ambil bagian dalam Super Challenge Superprix Seri 3 yang berlangsung di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Malang, pada 26–27 Juni 2026. Meski menghadapi persiapan yang terbilang singkat, tim tetap mampu mencatatkan hasil positif melalui pembalap andalannya, Febrian M. Yusuf.
Pada putaran ketiga tersebut, Febrian tampil kompetitif di dua kelas sekaligus. Ia berhasil finis di posisi kelima pada kelas Bebek 4 Tak 130 cc Tune Up Novice dan kembali mengamankan posisi kelima pada kelas Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up Novice. Hasil tersebut menjadi pencapaian yang cukup membanggakan mengingat persiapan tim yang belum maksimal.
Baca Juga : Wawan Tembong Juara Bebek 2T Standart 125cc Ex Rider di TMRRC 2026 Boyolali, SAE Racing Team Tampil Dominan
Manajer SAE Racing Team, Candra Gunawan, mengatakan bahwa keikutsertaan di seri Malang menjadi ajang evaluasi sekaligus pengalaman berharga bagi seluruh tim untuk menghadapi putaran-putaran selanjutnya.
“Persiapan kami memang masih minim. Namun hasil ini menjadi pengalaman yang sangat berharga untuk menghadapi seri berikutnya. Tentunya dengan persiapan yang lebih baik lagi, kami optimistis dapat meraih hasil terbaik,” ujar Candra Gunawan.
Baca Juga : SAE Racing Team Bersinar, Umar Bule Pimpin Kualifikasi Bebek 4T Standar 150cc Beginner di Boyolali
Menurutnya, hasil yang diraih Febrian menunjukkan bahwa tim memiliki potensi untuk bersaing dengan para kompetitor di kelas novice. Berbagai evaluasi akan dilakukan, mulai dari peningkatan performa motor, strategi balap, hingga kesiapan pembalap agar mampu tampil lebih kompetitif pada seri berikutnya.
RODABALAP.COM ; Pembalap Ragazo Kausar berhasil mencatatkan hasil membanggakan pada kelas Bebek 4 Tak 130 cc Tune Up Novice dalam gelaran Super Challenge Superprix 2026 putaran Malang yang berlangsung di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Ajang balap bergengsi yang dikemas oleh Genta Auto & Sport tersebut menjadi panggung bagi para pebalap muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Performa Ragazo di lintasan tidak terlepas dari racikan teknis yang dipersiapkan tim. Pak Ndut, mekanik asal Pati yang menangani motor Yamaha Jupiter Z 5TP, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah perubahan pada sektor transmisi dan mesin guna menyesuaikan karakter Sirkuit Kanjuruhan yang membutuhkan akselerasi halus namun tetap bertenaga.

Pak Ndut (kiri) dan Bp. Marcel (kanan)
Pada sektor rasio transmisi, tim menggunakan kombinasi rasio gigi pertama 13/33, gigi kedua 18/31, gigi ketiga masih standar, serta gigi keempat 21/26. Sementara itu, final gear mengandalkan kombinasi gir depan 13 dan gir belakang 43 untuk menghasilkan akselerasi yang optimal.
Selain transmisi, penyetelan mesin juga menjadi perhatian utama. Kompresi mesin disetel pada angka 14,6:1 dengan dukungan karburator PWK 24, pilot jet 45, dan main jet 105. Menurut Pak Ndut, konfigurasi tersebut dipilih agar karakter tenaga motor lebih halus sehingga sesuai dengan gaya balap Ragazo.
Baca Juga : Superchallenge Superprix 2026 Putaran 3 di Kanjuruhan, Tantangan Baru yang Siap Ubah Peta Persaingan
“Dengan karakter Sirkuit Kanjuruhan, Ragazo meminta motor yang memiliki power smooth. Karena itu kompresi kami mainkan di angka 14,6:1 menggunakan karburator PWK 24, pilot jet 45, dan main jet 105,” jelas Pak Ndut.
Di sisi lain, Marcel selaku owner Buana Karya Andalan (BKA) mengungkapkan bahwa tim telah menyiapkan program kompetisi yang lebih serius sepanjang musim 2026. BKA memastikan akan mengikuti seluruh putaran Super Challenge Superprix 2026 bersama Ragazo Kausar sebagai pembalap utama.
“Untuk tahun ini kami akan tampil full series di Super Challenge Superprix 2026 bersama pembalap Ragazo Kausar. Sedangkan untuk event Manahadap, pembalap yang akan diturunkan masih melihat situasi,” ungkap Marcel.
Baca Juga : Usai Raih Double Juara di TMRRC 2026, Umar Bule Siap Hadapi Sengitnya Kejurnas Motorprix
Keikutsertaan secara penuh di musim kompetisi 2026 menjadi bukti keseriusan Buana Karya Andalan (BKA) dalam membangun prestasi di dunia balap motor nasional. Dengan dukungan mekanik berpengalaman, paket motor yang kompetitif, serta performa Ragazo Kausar yang terus berkembang, tim optimistis mampu bersaing memperebutkan hasil terbaik pada setiap putaran Super Challenge Superprix 2026.
