Bukan Motor Sultan, Suzuki Shogun Merah Ini Antar Bli Cipta ke Final MCR Kediri, Sudah 7hp

Hasil Lengkap Race dan Sprint Race Final MCR 2025 di Kediri

RODABALAP.COM ; Beberapa waktu lalu, dunia balap motor Tanah Air sempat dihebohkan oleh kemunculan sebuah Suzuki Shogun berwarna merah. Bukan karena catatan waktunya yang mencengangkan atau spesifikasi mesin berbiaya mahal, melainkan karena sosok sederhana di balik kemudinya: I Putu Sucipta, atau yang lebih akrab disapa Bli Cipta.

Di tengah atmosfer balap yang identik dengan teknologi tinggi dan dana besar, Bli Cipta justru tampil apa adanya. Tanpa gengsi, ia tetap turun berkompetisi dengan peralatan yang sangat terbatas. Aksi inilah yang kemudian memantik gelombang simpati dan apresiasi luas dari komunitas balap motor nasional. Banyak yang menilai, semangat Bli Cipta adalah cerminan jiwa balap sejati—bertarung dengan keberanian, tekad, dan cinta terhadap dunia balap.

Baca Juga : Matapanah Rookie Drag Bike 2025: Event Balap Seru untuk Meriahkan Hari Jadi Nganjuk ke-1088

Perjalanan inspiratif tersebut kini berlanjut ke panggung yang lebih besar. Aksi Bli Cipta dipastikan bakal terealisasi di Final Matapanah Cup Race (MCR) yang akan digelar di Kediri pada 7-8 Februari mendatang. Pada ajang pamungkas ini, Bli Cipta resmi diboyong oleh RMF Trans Racing untuk turut ambil bagian dan merasakan atmosfer kompetisi nasional.

Dari sisi teknis, persiapan motor masih menjadi tantangan tersendiri. Kemin, mekanik dari 99Rakeri, membeberkan kondisi terkini Suzuki Shogun yang akan digunakan Bli Cipta. Setelah menjalani pengecekan di ruang dyno, motor tersebut mencatatkan tenaga sekitar 7 HP dengan torsi di angka 6.

Baca Juga : MCR Racing Part Dukung Dragbike Karanganyar 2025, Perkuat Eksistensi di Dunia Balap Motor

“Mesin motornya memang belum dalam kondisi sehat. Masih bisa dibikin agak lumayan, tapi nanti harus menyesuaikan dengan karakter pembalap. Jangan sampai justru jadi susah dikendarai,” ujar Kemin.

Meski demikian, kehadiran Bli Cipta di Final MCR Kediri bukan semata soal angka tenaga atau hasil akhir di lintasan. Lebih dari itu, kisahnya menjadi pengingat bahwa dunia balap motor tetap memiliki ruang bagi mereka yang berjuang dengan keterbatasan, namun kaya akan semangat dan mental baja.

Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *