RODABALAP.COM ; Datang jauh-jauh dari Timika, Papua, tim ini mencoba kekuatan Jawa. Tepatnya pada kompetisi Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023 Round 2 Kebumen, pada Minggu 13-14 Mei 2023.
Nama timnya Sitepu Racing Timika diowneri oleh Edison Sitepu, infonya tim ini akan fokus dikejuaraan yang dikawal oleh Manahadap Mengement.
‘’Sitepu Racing Timika selalu bikin kejutan. Kita turun balap di Jawa hanya untuk mengiisi waktu luang ketika balap di Timika kosong. Kalau di Jawa maen di Manahadap dan dragbike sesekali, selalu ada kejutan podium,’’bilang Edison pebisnis yang memiliki beberapa swalayan dan grosir sembako.
Sitepu Racing Timika
Buat balap di Jawa memang butuh sokongan dana, apalagi main di Jawa, soal ini aman dan sejahtera. Ditopang dengan orang-orang yang berperan dibelakang layar macam Pakdhe Heru Kate dan Herdy Kate serta Bani dari Bolo Wewe.
‘’Untuk motor keseluruhannya ada 18 motor, dari Kate ada 8 motor, dari Rio Kampret ada 2 motor, BBKW ada 4 motor, Bani ada 2 motor orang serta mekanik lokal papua 2 motor,’’imbuh Edison.
Bagi yang hadir langsung alias tidak sekedar menerima informasi dari media sosial. Pada seri perdana Kejurprov Casytha Manahadap yang berlangsung di Wonogiri, mereka baru bisa membawa 2 unit motor saja yakni RX-King standart bobok. Seperti dibilang diawal tadi bukan kejutan namanya kalau belum menurunkan semua pasukan tempur mereka.
‘’Di Kebumen kita membawa 2 unit RX-King standart bobok, Yamaha 125Z berlaga kelas bebek 2 tak 125cc tune up underbone, Yamaha MX King beradu cepat di kelas MP1, RX Super Pro made in Kate. Untuk pembalap kita menggunakan jasa Rexzy Kepo dan Ryan Fahrudin,’’calm Edison yang optimis memperoleh hasil lebih baik lagi di seri selanjutnya.
Halangan itu sudah pasti ada, orang bijak mengatakan jangan pernah melupakan faktor keberuntungan. Seperti Ryan Fahrudin gagal podium karena ada sedikit masalah pada motornya. Begitu juga dengan Rexzy Kepo, pada kelas bebek 2 tak 125cc tune up underbone , sempat fight dibarisan depan, sangat disayangkan terjadi benturan dengn pembalap lain. Berakibat trouble pada persneling motor.
‘’di kelas MP1 kita bisa meraih podium 3, meski shifter sedikit bermasalah. Begitu juga dengan kelas super pro trouble pada rasio, masih bisa podium 5,’’tutup Edison.
Ok, semoga sukses di kota yang terkenal dengan kayu jatinya yaitu Blora. D 14 N