Home Balap Motor Dragbike Semarang : Mengenal Dzaky Fahmi Adiknya Daffa Dela

Dragbike Semarang : Mengenal Dzaky Fahmi Adiknya Daffa Dela

486

rodabalap.com – Siapa yang tidak kenal dengan Daffa Ardellia Hapsari atau sering dipanggil dengan Daffa Della. Pada tahun 2016 megawali karir profesional dengan megikuti Latihan Bersama Dragbike Ganti Warno Dragstrip, gadis kelahiran 25 November 2000 menjelma menjadi ratu drag bike Jateng.  Tapi kali ini yang akan penulis ceritakan bukan soal salah satu lady dragbiker terbaik Indonesia. Melainkan Dzaky Fahmi. Hemm,,,siapa ya dia?. Usut punya usut ternyata dia adik kandung Daffa Dela.

Ditemui saat latihan bersama dragbike Line Speed Indonesia (LSI) di sirkuit Mijen Semarang (10/3) pelajar SDN Kalisari Dusun Dampit Mortoyudan Magelang, Jateng ini,  baru pertama kalinya duduk diatas motor dragbike. Secara hasil memang belum bisa masuk kategori memuaskan. Tapi, bukan sesuatu hal yang mustahil bila suatu saat namanya setenar sang kakak.

Berbekal pengalaman mengikuti kejuaraan MiniGp dan beberapa kali mengikuti kejuaraan grasstrack kelas Minimotto bukanlah sesuatu yang sulit untuk putra ke-2 dari pasangan Agus Muhamad Maskun dan Suryanti.‘’Saya ingin mengikuti jejak langkah kakak saya (Daffa Dela). Kesulitan yang ada saat ini, timing oper-oper gigi pada motor belum ketemu,’’bilang Dzaky.

Hal ini juga diakui oleh ayahnya Dzaki, bahwasanya putranya masih kesulititan menentukan kapan saatnya pindah gigi. Kalau soal geber motor sudah tidak perlu diragukan.‘’Untuk saat ini salah satu cara yang dianggap paling pas dengan memperkenalkan Dzaky dengan motor Yamaha FIZR Standart. Sebab, menurut saya pribadi untuk pebalap dragbike pemula Yamaha FIZR itu salah satu motor yang sulit ditaklukan,’’terang Agus Muhamad Maskun.

Logika sederhananya begini, kopling pada FIZR termasuk kerasjika dibandingkan dengan Kawasaki Ninja atau motor 4 langkah. Saat melepas kopling,  pebalap dituntut bersamaan dengan tenaga yang dikeluarkan motor. Jadi itu salah satu alasan kuat kenapa Dzaki gunakan FIZR Standart. Bukan matic atau bebek 4 langkah tune up.

Ok dech, rajin-rajin berlatih ya. Semoga bisa menjadi generasi penerus dragbike khususnya Jateng. Amin.

Previous articleTotal Hi-Perf Pesona Indonesia Journalist Otojourney 2019 : Uji Tangguh Total Hi-Perf Dengan Eksplorasi Keindahan Alam Geopark Ciletuh
Next articlePeduli Riders Lokal, Respiro Luncurkan Produk Baru Di Event Journalist Oto Journey 2019
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang