Home Balap Motor Edrin Ahza Hartge Alami Big Crash di MRS, Jadi Pelajaran Penting

Edrin Ahza Hartge Alami Big Crash di MRS, Jadi Pelajaran Penting

2814

RODABALAP.COM ; Kejurnas Balap Motor Superbike dalam Pertamina Mandalaika Racing Series pada akhir pekan lalu menjadi panggung bagi penampilan mengesankan sejumlah pembalap muda yang berbakat.

Namun, salah satu cerita yang mencuri perhatian adalah perjalanan Edrin Ahza Hartge, seorang pembalap muda berbakat asal Yogyakarta, dalam kelas baru yang diperkenalkan, yaitu Junior Sport 150 U-15.

Baca Juga : Semangat Fabio Di Giannantonio Menginspirasi Edrin Ahza Hartge Kembali Meraih Podium Kejurnas Motorprix

Edrin Ahza Hartge Alami Big Crash di MRS, Jadi Pelajaran Penting

Dalam debutnya di kelas ini, Edrin menghadapi tantangan besar. Meskipun memiliki potensi yang menjanjikan, dia menghadapi kendala teknis pada motor Honda CBR 150cc-nya saat sesi kualifikasi (Qualifying Time Trial/QTT). Akibatnya, dia terpaksa memulai balapan dari grid ke-17.

Namun, semangat juang Edrin tidak bisa dipandang sebelah mata. Meskipun start dari posisi yang jauh dari ideal, dia berhasil menunjukkan kebolehannya dengan menyelesaikan race pertama di urutan ke-13.

Baca Juga : Dewasena Racing Team Karawang dan Edrin Ahza Hartge: Menapaki Perjalanan Gemilang di Musim Kompetisi 2024

Edrin Ahza Hartge Alami Big Crash di MRS, Jadi Pelajaran Penting

Pertunjukan sesungguhnya terjadi pada race kedua. Dalam upaya untuk meraih posisi yang lebih baik, Edrin terlibat dalam drama mencekam di 100 meter menjelang garis finish. Dalam usahanya merebut posisi ke-7, dia mengalami big crash yang membuatnya harus puas finis di urutan ke-9.

Manajemen timnya, Freeflow Motor Yogyakarta, menyikapi kejadian ini sebagai pembelajaran yang berharga bagi Edrin. Mereka yakin bahwa pengalaman ini akan membentuk karakter dan kemampuan balapnya untuk menghadapi tantangan-tantangan di masa depan, termasuk seri-seri selanjutnya di Kejurnas Balap Motor Superbike.

’Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran yang sanagat penting buat Edrin. Guna menyongsong seri berikutnya,’’terang Sapto.

Semangat Edrin mencerminkan determinasi pembalap muda dalam mengejar mimpi mereka. Dengan adanya kelas “Junior Sport 150 U-15” di Kejurnas ini, diharapkan akan semakin banyak bakat-bakat muda yang terasah dan berkembang untuk mewarnai arena balap motor nasional dan internasional.

Previous articlePersaingan Memanas di Putaran Perdana LFN HP969 Road Race Championship 2024: FedG AMS MBKW2 Siap Sambut Aksi Balap yang Mendebarkan
Next articleM2SR Trenggalek : Melonjaknya Antusiasme Balap Motor Menyambut Hari Bhyangkara
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.