RODABALAP.COM – Rivalitas adalah sebuah konsekuensi logis dari sebuah kompetisi yang diikuti. Pun begitu pada event bertajuk FIM MiniGP Indonesia Series 2022 dengan promotor Ligtning Production (LP). Akhir pekan kemarin (24-25/9) di Sentul International Karting Circuit (SIKC), Bogor, Jabar sudah memainkan putaran 3 dan 4 dari total 6 putaran yang diagendakan. Rivalitas makin panas dengan perebutan dua tiket menuju FIM MiniGP (World Series) akhir Oktober mendatang. Wow!
Yes! “Dua terbaik dengan poin tertinggi berhak mewakili Indonesia di World Series (Valencia). Valera dan Tantra memang berpeluang besar, tapi kesempatan bagi yang lain belum habis. Masih ada dua putaran dengan 100 poin sisa,”tegas Doni Tata Pradita selau mentor yang memantau setiap progres peserta.
Klasemen sementara saat ini memang ditempati oleh Clean Louis Valera Ocativianus dipuncak (175 poin) dan Lanova Tantra Mahardika di runner up (115 poin). Keduanya dari racing team yang sama yakni Octz Racing Academy dibawah asuhan Bima Ocativianuz. Sebagai team mate, apakah keduanya tetap menganggap sebagai rival yang harus saling mengalahkan?
Oleh mentor keduanya boleh jadi punya instruksi khusus terkait strategi balap untuk meraih point. Sebagai team mate, bisa saja memainkan team order. Tapi sepertinya, Valera dan Tantra tetap punya hasrat untuk saling mengalahkan, saling overtake dalam beberapa kali kesempatan. Memang drama di Tasikmalaya (putaran 1 dan 2) tak sedramatis di putaran 3 dan 4. Valera dan Tantra tak tersentuh dan tak terganggu oleh peserta lain,”Bila di putaran 1 dan 2 ada HF Rasya yang mampu merecoki keduanya, sayangnya HF Rasya mengundurkan diri karena regulasi umur,”nilai Uchiel Dheo, race comentator di putaran 1 dan 2. So, Valera Vs Tantra, teman tau lawan?









