Home Balap Motor Final Pirelli Kejurnas MotorPrix 2019 Surabaya : Catatan Akhir Musim Pirelli Diablo...

Final Pirelli Kejurnas MotorPrix 2019 Surabaya : Catatan Akhir Musim Pirelli Diablo Rosso Corsa II Kunci Tiga Gelar Juara Nasional

491

rodabalap.com – Secara keseluruhan Kejuaraan Nasional Pirelli Motorprix Regional B sudah berlalu. Diawali dari sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jabar (14/7), kemudian berlanjut ke sirkuit Karting Sentul Bogor, Jabar (25/8), sirkuit Bukit Peusar Tasikmalaya, Jabar kembali menjadi ajang perebutan point  (25/9),  hingga berakhir di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jatim akhir pekan kemarin (19-20/10) t melahirkan tiga juara nasional.

Mereka adalaha Fitriansyah Kete (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) di kategori Expert, Aditya Prakoso (Astra Motor Racing Team Yogyakarta) pada kategori Novice dan Aldi Satya Mahendra (Yamaha Bahtera Racing) di kategori Rookie. Jadi catatan spesial bahwa ketiganya adalah juara nasional dengan tingkat kompetisi yang berkelas.

ART Yogyakarta

“Tiap serinya adalah layaknya final, persaingannya keras sejak sesi kualifikasi hingga final race. Terlebih di kategori Novice, penentuan juara nasionalnya ditentukan pada race terakhir. Dramatis! Meski di race terakhir hanya finish ke-5 dan mengantongi total poin yang sama dengan Aldiaz Aqsal yakni 125 poin, tapi aku unggul jumlah podium pertama. Alhamdulillah atas pencapaiaan juara nasional Novice tahun ini,”ungkap Aditya Prakoso, rider asal Pati yang memacu Honda GTR 150 korekan Haris Shakti Wibowo akrab disapa Mlethiz MBKW2.

Yamaha Bahtera Racing, Juara Nasional Rookie

‘’Alhamdulillah tradisi membawa pembalap ke juara nasional masih bisa dipertahankan. Tahun ini lewat Aldi Satya Mahendra di kategori Rookie, kompetisi di region Jawa memang sengit dan penuh drama. Tak cukup dengan dukungan performa motor, mental tanding sangat menentukan,”sahut Novi Endaryono, komandan Yamaha Bahtera Racing yang diback up tuner Widya Krida Laksana akrab disapa GDT Racing. Tim asal Tulungagung, Jatim itu untuk kategori Expert menempatkan Wilman Hammar finish diposisi ke-4 klasemen akhir.

“Tahun ini kami juara nasional di kelas Expert dan Novice lebih spesial dengan Honda GTR 150. Ini sebagai bukti bahwa performa GTR pun oke dengan handling yang lebih nyaman, terlebih untuk karakter GBT di seri final,”nilai Fitrisnyah Kete. Rudi Hadinata selaku komandan tim yang dibela Fitriansyah Kete dan Aditya Prakoso mengungkap hal sama,”Juara nasional dengan Honda GTR memang sesuatu sekali di riset tahun pertama, apalagi untuk region Jawa dengan kompetisi yang sangat ketat,”bilang Koh Rudi-sapaan akrabnya.

Dibalik persaingan yang berkelas itu, menarik juga diungkap faktor pendukung yang vital. Yup, tak lain dan tak bukan adalah performa Pirelli Diablo Rosso Corsa II sebagai officail tire alias ban resmi di event MotorPrix musim ini.“Ini adalah tahun kedua saya dan tim pakai ban Pirelli Diablo Rosso Corsa II. Awal-awal memang perlu adaptasi, tapi sekarang tak ada kendala. Secara kualitas ban oke, dari awal lap hingga terakhir tetap stabil,”kompak Fitriansyah Kete dan Aditya Prakoso.

Tim Pirelli di Final MP Surabaya, Andre Satrio (Kedua Kiri), Tiga Keunggulan Diablo Rosso Corsa II

“Tahun lalu dengan tim yang beda, saya sudah coba Pirelli Diablo Rosso Corsa II. Oke-oke aja dan tak ada kendala,”sambung Aldi Satya, juara nasional Rookie yang memang fenomenal. Overall, Pirelli Diablo Rosso Corsa II memang punya keunggulan antra lain top sport handling, excelent grip dan Performa konsisten. Bagaimana penjelasannya?

“Top sport handling adalah hasil dari penggabungan profil dan struktur ban supersport, menghasilkan profil lebih tajam sehingga memberikan distribusi tenaga yang optimal, baik dalam kondisi lurus maupun cornering. Selain itu, dengan teknologi multi-radiusnya memungkinkan untuk pengubahan posisi yang cepat. Lalu, excelent grip adalah mengunakan teknologi mono-compound 100% carbon black yang diturunkan dari ban World Superbike, ban ini mampu memberikan peforma maksimal dalam berbagai kondisi temperatur dan permukaan lintasan. Juga performa konsisten memberikan daya cengkeram konsisten sepanjang pemakaian, baik dalam kondisi basah maupun kering. Slick area yang lebar pada bagian shoulder juga memberikan daya cengkeram maksimal dengan kestabilan  tinggi ketika melakukan cornering,”jelas Andre Satrio selaku Manager Motosport Pirelli Asia.

Rio Sanggau, Chief Executive Marketing PT Astra Otoparts Tbk (AOP), Bangga Atas Prestasi ART Yogyakarta dan Yamaha Bahtera Racing

“Selamat kami ucapkan kepada semua juara Pirelli MotorPrix 2019 region B (Jawa). Tentunya kami turut bangga atas hasil yang diraih Astra Motor Racing Team juara kelas Expert dan Novice, serta Bahtera Racing untuk kelas rookie,”tukas Rio Sanggau selaku Chief Executive Marketing PT Astra Otoparts Tbk (AOP) pemegang merek Pirelli di Indonesia.

Previous articleRoad Race Karanganyar 2019 : Lay Out Sirkuit Dan Informasi Penting Lainnya
Next articleGas Tipis Champ 2019 Sentul : 805 JM Sahabat Tani Exotic H2O Kebumen Pimpin Klasemen Sementara. Ditunggu Duel FIZR Vs Satria
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang