Home Balap Motor Jelang Trial Game Asphalt (TGA) Seri Perdana Boyolali ( 22/23 Feb) :...

Jelang Trial Game Asphalt (TGA) Seri Perdana Boyolali ( 22/23 Feb) : Akan Ada Perang Bintang Jilid Pertama, Guncang Kota Tersenyum

351

rodabalap.com – Aroma persaingan mulai berhembus kencang di antara para rider yang akan berlaga menjelang seri perdana Trial Game Asphalt 2019. Mengambil tempat di Sirkuit permanen gokart Kabupaten Boyolali, Jateng kemabali  menjadi  saksi sejarah. Tahun lalu, di tempat yang sama, diramaikan tak kurang dari 130-an starter, seri pertama nanti diperkirakan akan lebih berjubel rider-rider terbaik dan siap guncang Boyolali  akhir pekan ini, 22-23 Februari.

Masih sama seperti yang lalu, TGA 2019 memperlombakan 3 kelas utama dan 6 kelas pendukung. Diantaranya adalah FFA 250, Trail 175 Open dan Trail 175 Non Pro serta 6 kelas tambahan yakni FFA 450, Trail 250 Open, Trail 150, Trail 175 Komunitas, Trail 175 Master serta Trail 450 Master.

Yup, Sirkuit Boyolali dengan panjang lintasan kurang lebih 1 Kilometer itu siap menjadi arena pertaruhan gengsi sekaligus adu skill para pebalap. Jalannya race akan sama seperti tahun lalu yakni berlawanan dengan arah jarum jam. Musim lalu, dari 3 kelas utama yang dipertandingkan, 3 Rider berbeda berbagi gelar.

Pebalap asal Malang, Farudilla Adam menguasai kelas paling bergengsi FFA 250, sementara kelas Trail 175 Open menjadi milik pebalap tuan rumah, Wahyu Nugroho, dan untuk kelas Trail 175 Non Pro, gelar juara dibawa pulang Rider senior, Devi Tembong Ariawan dari Semarang.

Nah, akhir pekan nanti, kira-kira siapa Rider yang bakal melejit dan berhak atas juara umum putaran? Siapa jagoan kalian guys? Oiya, selain serunya kejuaraan, Trial Game Asphalt 2019 tetap akan menyuguhkan entertainment loh, penampilan band-band ternama dan pesta kembang api raksasa akan menghibur masyarakat Boyolali dan sekitarnya. So, jangan sampai kelewatan ya bro, sist!

Previous articleRegulasi Kawahara IRC Indonesia Dragbike Championship Series 2019
Next articleMantap Nich, 2021 Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP (Nusa Tenggara Barat)
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang