Menguasai Sirkuit Tantangan Rahasia Sukses Tim ABCD Kate SC Racing di Kejurprov Jateng

RODABALAP.COM ; Sirkuit Non Permanen (NP) Alun-Alun Karanganyar menjadi saksi ketatnya persaingan di grand final Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023. Dengan kategori lintasan yang sempit, para racer dihadapkan pada tantangan adaptasi yang memerlukan trik khusus untuk meraih kesuksesan.

Lintasan sempit Sirkuit Alun-Alun Karanganyar menuntut para pembalap untuk beradaptasi dengan cepat. Tipikal tanah yang naik turun dan trek lintasan panjang dengan aspal bergelombang membuatnya sulit dilibas. Namun, ternyata butuh sisi teknikal yang mumpuni untuk menaklukkan setiap tikungan dan lintasan lurus.

Baca Juga : Pertamina Enduro RSV Racing Championship 2023 : SIKC Akan Menjadi Pusat Perhatian Dunia Otomotif, Total Hadiah 597 Juta

Tim ABCD Kate SC Racing Team menjadi salah satu yang memahami pentingnya persiapan. Terutama pada kelas Bebek 2 Tak 116cc Tune Up Underboneperaih podium ke-4 dengan catatan waktu terbaik 42,372 detik, tim ini memastikan bahwa mereka telah melakukan persiapan yang matang.

Penggunaan block mesin terbaru menjadi salah satu strategi yang diterapkan untuk meningkatkan performa motor. Roby SC Racing, selaku chief mekanik tim, menjelaskan bahwa pemilihan block mesin terbaru didasarkan pada kebutuhan pembalap utama mereka, Tomy RO.

Torsi yang kuat di tengah, kinerja stabil di atas lintasan, serta kestabilan pada bagian bawah menjadi fokus utama. Semua ini memberikan kenyamanan saat melewati tikungan sulit dan memberikan kecepatan maksimal saat di lintasan lurus. Urusan pengabut bahan bakar menggunkan karbu PWK 28, dengan pilot jet 48 dan mainjet 148.

Kompresi mmemainkan angka 7 point 7 dengan bahan bakar bensol murni. Katanya jumlah campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke ruang bakar menjadi lebih meningkat. Gas aktif yang siap dibakar dalam langkah kompresi menjadi lebih padat. Alhasil, tenaga motor menjadi lebih berisi. Ngacir dalam berbagai tingkatan percepatan.

Baca Juga : Jelang Java Grand Prix (JGP) Subang : ABRT20 Salatiga Bawa Tiga Pembalap, Siapa Saja !!

Tekanan bahan bakar juga dibantu kinerja reed valve V-Force 3. Makin lancar terkendali. Ini juga yang termasuk bagian penolong. Maksudnya, bukan menolong kasih duit ya, tetapi membantu kompresi primer ala 2-tak agar padat merayap sampai ke ruang bakar

’’Untuk rasio 1 (14/31), rasio 2 (16/29, rasio 3, (18/25) dan rasio 4 (20/23). Sehubungan dengan final gear sebagai perangkat akhir yang mentransfer tenaga ke ban, maka diaplikasi gir bagian depan ukuran 12 dan belakangnya 43,’’terang Roby SC Racing yang hadir langsung.

Kebarhasilan tim ABCD Kate SC Racing Team dalam menghadapi tantangan Sirkuit Alun-Alun Karanganyar tidak hanya terletak pada adaptasi cepat para pembalap, tetapi juga pada strategi teknikal yang mumpuni.

Kombinasi adaptasi yang cepat dan keahlian teknikal yang teruji mampu membawa tim ini meraih prestasi gemilang di Kejuaraan Grand Final Casytha Manahadap Road Race Championship 2023.

‘’Saya juga mengucapkan termakasih kepada Paltinum, Koizumi dan RCB, menjadi salah satu bagian penting perjalanan tim di musim alap 2023’’tutup Roby.

D  14  N

 

 

Related posts

Sadis! Vespa 2-Tak TU 180cc Kuriman Garage Libas Final MCR Kediri, Catatan Waktu Pecah!

Booming! SDC Pemula 2026 Semarang Pecah, Drag Bike Jateng Kembali Bergairah, Mizzle Tire Comeback Penuh Gengsi

Final MCR 2026 Piala Wali Kota Kediri Sukses Digelar, Ratusan Pembalap Ramaikan GOR Jayabaya