RODABALAP.COM ; Agus Chicken pembalap senior asal Banjar Patroman, Jabar, kedapatan mencuri perhatian di sirkuit non permanen alun-alun Wonogiri, kejuaraan Casytha ManahadapRoad Race Championship Round 1, Minggu kemarin (11-12/3).
Doski yang mebela tim Bono Ade Karya Motor Jogja Team Citradzakira, finish diurutan keempat kelas Sport 2 Tak Standart 135cc Open Point, dengan 8 menit 16,479 detik, sepanjang 12 putaran.
Kalau di kejuaraan daerah seputaran Jateng dan DIY, kelas ini memiliki regulasi yang mirip dengan RX King Standart Bobok, sehingga tentunya jadi pertunjukkan yang menarik pada gelaran kemarin.
Begitupun dengan settingan motor bikinan Bono Ade Karya Motor. Rupanya cocok – cocokan dengan gaya membawa Agus Chicken. Sebagai gambaran kelas ini biasanya mekanik melihat gaya pembalap, dengan tujuann agar mesin stabil dan mudah dikendarai.
‘’Untuk mesin RX King Standart Bobok baru dibuat H-3 menjelang perlombaan. Itupun tanpa seting cuma masuk dyno langsung di ikutkan even. Besyukur masih bisa di posisi 4. Padahal urusan kenyaman pembalap atau suspensi belum ketemu, masih raba-raba. Untuk ini kita menggunakan suspensi dari JB Suspension,’’bilang Ade.
Disnilah jam terbang pembalap diperlukan, tau motor persipannya mepet, Agus Chicken hanya fokus kepada racing line. Dengan begitu, ini mempengaruhi mesin yang mesin menjadi lebih awet. Oleh karena itu, patokan dia untuk membawa motor lebih konstan di racing line yang benar.
Untuk membantu rider membawa motornya konstan di racing line, pastinya juga dibutuhkan spare parts yang memadai.’’Untuk seri dua yang menurut rencana akan dilaksanakan di Kebumen, kita akan melakukan riset lebih matang lagi. Terutama diracikan transmisi dan rasio,’’ujar Ade.
Doi juga kasih info, tim Bono Ade Karya Motor Jogja Team Citradzakira, akan tampil full series di event garapan Manahadap Menagement. Bagi yang penasaran alias kepo dengan perkembangan motor selanjutnya bisa follow instagram adekaryamotor1 dan radenbuwono. D 14 N