Home Balap Motor (Modifikasi) Inilah Yamaha FIZR Bikin Pecinta Satria 120 R Susah Tidur

(Modifikasi) Inilah Yamaha FIZR Bikin Pecinta Satria 120 R Susah Tidur

3705

rodabalap.com – Lagi, lagi dan lagi. Kali ini Yamaha FIZR bikin mata pecinta Suzuki Satria 120 R susah tidur. Fakta terikini saat pelaksanaan gass tipis champinship putaran perdana sirkuit bukit Peusar Tasikmalaya, Jabar pada Minggu 22-23 Juni kemarin. Dari 17 starter yang ikut di kelas Bebek 2 Tak 120 cc Standart dan kelas Bebek 116 cc Standart, hanya ada 3 pebalap yang duduk diatas Yamaha FIZR yakni Sopyan Zyrof, Wildan  Maulida dan Irfan Riyadoh,  selebihnya garis start diisi oleh pengguna Suzuki Satria 120 R dan hasilnya Yamaha FIZR podium pertama.

So belum lengkap rasanya kalau rasa penasaran belum terobati alias belum cari tau apa rahasia motor. Minimal garis besarnya saja sebab bagian tertentu konon katanya rahasia mekanik. Memang sich kelas bebek 2 tak st mendart tidak masuk kelas utama di event yang komandoi oleh Eby. Tapi  jangan salah, justru kelas ini yang paling banyak menyumbang starter, terutama kelas pemula. Wajarlah sebab dari segi biaya modif sendiri relatif lebih murah dibanding kelas utama yang memperebutkan hadiah juta-an rupiah.

Dan inilah motor yang bikin mata penonton dipinggir lintasan melotot. Motor ini milik tim 805 JM Sahabat Tani Exotic H2O. Lewat tangan dingin mekanik asal Madura maka bagian silinder blok yang katanya dijejali piston merk 54,5 mm, lalu porting exhaust-nya dikorek menjadi 25 mm tingginya diukur dari bagian atas. Kemudian tinggi lubang transfer dibikin 39,5 mm dan bilas 41 mm. Secara logika ukuran tinggi lubang buang dan trnsfer tadi tergolong tidak biasa, konsekwensinya putaran bawah jadi loyo tapi power atasnya ganas.

’’Ini dirasa pas dengan karakter sirkuit bukit Peusar yang mana pada bagian tertentu memerlukan power atas yang kuat,’’bilang mekanik H2O. Karena torsi bawah dikorbankan, maka mekanik mensiasati dengan penurunan kompresi menjadi 7;8. Sealin itu desain ruang bakar juga ditata ulang, squisnya dibikin dengan sudut squish 13 derajat dan lebar 14 mm.

Hasil lengkapnya ada disini : https://rodabalap.com/balap-motor/hasil-gass-tipis-championship-round-1-hari-ke-dua-tasikmalaya

Untuk pengabut bahan bakar tetap menggunakan standart tanpa direamer. Tentu saja tujuannya agar pasokan bahan bakar lebih optimal dengan kombinasi pilot jet 204 dan main jet 35. Lalu disempurnakan dengan ubahan rasio yang dibikin close agar tenaga terus nyambung tanpa jeda saat rider  pindah-pindah gigi. Untuk perbandingan gigi rasio adalah  rasio 1 dengan perbandingan 13/37, kecepatan 2 diangka 16/28, porsneling 3 memainkan 19/25 sedangkan rasio gigi 4 yaitu 22/23. Kemudian berlanjut ke penggerak roada belakang dengan gear ukuran depan 13 dan belakang 42.  D   14   N

 

Previous articleKawahara IRC IDC Round 2 Kebumen : Hendra Kecil BJB GBU RTP6 OP27 Jet Up Naik Podium Lagi
Next articleJelang Spirit Of Sulawesi SCDC 19 Seri Perdana Palu (29-30 Juni) : RCB Perkenalkan Produk Terbaru (RCB SP522)
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang