Home Balap Motor Modifikasi Jupiter Intan Payong RT Riau : Hasil Patungan Bersama Kawan –...

Modifikasi Jupiter Intan Payong RT Riau : Hasil Patungan Bersama Kawan – Kawan

2828

RODABALAP.COM – Tahu kan Yamaha Jupiter !! Pastinya sampeyan semua tahu. Macam Jupi milik tim Intan Payong Racing Team asal Riau yang di back up oleh mekanik Dadang Mberebet pada dasarnya fokus pada kekuatan mesin bagian bawah. Disebut kuat oada bagian bawah karena crank-case atau bak mesin yang memegang laher kruk-as termasuk kruk-asnya. Tujuannya tidak lain agar bagian atas pada wilayah head  powernya bisa didongkrak  banyak tanpa khawatir mesin bagian bawah melar.

Perangkat lain sebagai pendongkrak mesin adalah penggunaan Karbu PWK  28 dengan venturi yang diremer 1,5 mm. Agar semburan bahan bakar Pertamax  memiliki tekanan lebih kuat, maka ukuran  spuyer pilot jet dan main jet dikisaran 102/68. Bagian terpisah lainnya yakni  silinder cop ukuran  katup in 29 mm dan katup ex 24 mm.

Pasalnya, ketiga pembalap mereka Wira Kancil, Rachmat Ilham dan Agus Purno punya kemauan tipikal power Jupi-nya cendrung liar.‘’Tahun 2020 kita di Provinsi Riau  semua off total alias tidak  ada balapan. Meski demikian Alhamdulillah kita dapat khabar baik untuk diadakan di bulan Desember ini pertama kali untuk di tahun ini,’’konfirmasi Wira.

Ok lah, semua dikarenakan wabah virus Covid 19,  memasuki musim kompetisi tahun 2021, rencana pastinya ingin mengacaukan peta kekuatan di kelas lokal 125cc dan 125 open, serta kelas MP 2 150 Novice.

‘’Untuk rencana di tahun depan 2021 kita  mengusahakan untuk ikut event disemua seri kejuaraan balap motor  yang ada di Riau.  Dengan penambahan beberapa unit motor yang akan turun di kelas  150 injeksi,kelas bebek 2 tak 115 dan kelas Matic 130, dengan target setidaknya bisa naik podium. Harap dimaklumi team baru masih perlu orbit untuk bisa dianggap pesaing sama team team senior di Riau,’’harap-harap cemas Wira.

Kalaupun menang pastinya ada rasa bangga. Konsep korekan dari tim yang berasal dari sumber dana patungan bersama kawan-kawan ini , mengusung perbandingan gigi rasio 1 (14-37), porsneling 2 (18-32), kecepatan 3 (21-29)  dan 4(21-24). Transfer power mesin di gigi 1 dan 2 diklaim bisa diandalkan di berbagai lintasan. Final gear menyesuaikan dengan lay out sirkuit.

 

Previous articleTak Konsisten Sepanjang Musim, Yamaha Rekrut Crutchlow Sebagai Test Rider Pabrikan
Next articleHormati Masa Tenang Pilwalkot : Fun Race SportEve Laturama Group di Tunda
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.