Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura Siap Menghadapi Tantangan di MCR Putaran 3: Gengsi dan Strategi di Kelas Bebek 2 Tak

RODABALAP.COM ; Tim Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura siap menghadapi tantangan besar dalam ajang Matapanah Cup Race (MCR) Putaran 3 yang akan digelar akhir pekan ini di Sirkuit Kanjuruhan Malang.

Pasalnya, tim ini mengincar kemenangan di kelas bebek 2 tak, yang dikenal sebagai “bebek goreng” di kalangan pembalap Madura. Kelas ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan ajang bergengsi yang menguji reputasi dan obsesi tim.

Baca Juga : Juara Situbondo : Osaka Motor Alpacino R-Jety Juns80 Madura Bersama Nicky Hayden dan Iksan Lala Siap Bersaing di LFN HP969

Alfa Reziansyah owner Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura

Kelas bebek 2 tak memang menjadi primadona di Madura, di mana hampir semua tim dari kawasan tersebut mengandalkan motor bebek 2 tak sebagai jagoan mereka. Dengan tingkat persaingan yang ketat, setiap tim harus memastikan performa mesin mereka optimal, baik dari segi kecepatan maupun daya tahannya.

‘’Untuk formasi pembalap Rian Unyil  berlaga di kelas novice 2 Tak 116 dan 2 Tak125. Sedangkan Sakti Andre dikelas Expert 2 Tak 116, 2 Tak 125,  4 Tak 130 dan 2 Tak 125 mix rider Jatim,’’konfirmasi dari Alfa Reziansyah owner Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura.

Baca Juga : Osaka Motor Alpacino R-Jety Juns80 Madura Siap Panaskan Persaingan, Andalkan M. Jordan Dan Rianto

Rian Unyil sendiri merupakan pembalap muda berbakat akan turun di kelas Novice 2 Tak 116 dan 2 Tak 125. Sebagai pembalap novice, Rian Unyil diharapkan dapat menunjukkan kemampuan dan kematangan dalam menghadapi persaingan yang ketat di kelas ini.

Sedangkan Sakti Andre pembalap senior yang berpengalaman akan berlaga di kelas Expert 2 Tak 116, 2 Tak 125, 4 Tak 130, dan juga 2 Tak 125 mix rider Jatim. Keberagaman kelas yang diikuti Sakti Andre menunjukkan kesiapan tim dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Menurut Alfa Reziansyah, owner Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura, “Kami telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi kejuaraan ini. Performanya akan diuji secara menyeluruh—tidak hanya speed, tetapi juga durability mesin kami. Setiap pembalap memiliki strategi dan target masing-masing untuk mengoptimalkan hasil di setiap kelas yang mereka ikuti.”

Di Madura, kelas bebek 2 tak menjadi arena pertarungan yang sarat dengan gengsi. Kejuaraan ini sering kali menjadi ajang unjuk gigi bagi tim-tim lokal untuk menunjukkan kualitas dan daya saing mereka. Hasil dari kompetisi ini tidak hanya berpengaruh pada reputasi tim, tetapi juga pada persepsi komunitas pembalap mengenai kekuatan mesin dan keterampilan pembalap.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari tim, Osaka Motor Alpacino R Jety JUNS80 Madura berharap dapat meraih hasil yang memuaskan dan membuktikan kemampuan mereka di ajang bergengsi ini.

Semua mata akan tertuju pada sirkuit Kanjuruhan Malang akhir pekan ini, menanti apakah tim Madura ini dapat memenuhi ekspektasi dan mengukir prestasi baru di dunia road race.

Related posts

Sadis! Vespa 2-Tak TU 180cc Kuriman Garage Libas Final MCR Kediri, Catatan Waktu Pecah!

Booming! SDC Pemula 2026 Semarang Pecah, Drag Bike Jateng Kembali Bergairah, Mizzle Tire Comeback Penuh Gengsi

Final MCR 2026 Piala Wali Kota Kediri Sukses Digelar, Ratusan Pembalap Ramaikan GOR Jayabaya