Home Balap Motor Road Race 2022 : Yamaha 125Z Ramuan Ab Bendol Jadi Raja Kejurnas...

Road Race 2022 : Yamaha 125Z Ramuan Ab Bendol Jadi Raja Kejurnas MP Regional D

2846

RODABALAP.COM – Bicara bebek canggih Yamaha 125Z  underbone two stroke di eranya. Secara basis mesin tegak yang memiliki keuntungan jika dibandingkan dengan bebek yang mesin tidur. Inersia pada gerak maju-mundur piston lebih ringan gesekkannya.

Begitu didongkrak tidak perlu main bore-up atau stroke-up. Tinggal tambah 5 cc sesuai tingkat penggantian piston aslinya, sudah sama dengan aturan yang diterapkan. Lebih dari itu ya didiskualifikasi.

Macam motor yang membela tim Bosesi Racing Team Papua tunggangan Syahrul Amin, peraih podium pertama kelas Bebek 2 Tak 130cc  Underbone,  babak final Kejurnas Motorprix Regional D di sirkuit Soprt Center Polewali Mandar,  Sulawesi Barat (23-25 September), dengan spesifikasi diameter silinder 53,8 mm dan stroke 54,7 mm. Kapsitas bersihnya 124,3 cc.

Syahrula Amin bersama Bosesi Racing Team Papua

Seperti dibilang tadi, AB Bendol selaku mekanik melakukan perubahan sedikit pada lubang transfer dan bilas. Tapi  lubang-lubangnya mengarah pada satu titik yang namanya squis. Karena di situlah uap pembakaran akan dijepit dan diantar ke kubah head.  Itu artinya setelah diledakkan di ruang bakar, gas yang telah terbakar akan cepat dibuang.

Dengan dukungan membran V Force 3, yang memiliki efektifitas tinggi di jalur pemasukan bahan-bakar. Termasuk lagi, proses pembakaran di ruang bakar juga didukung pengapian set dari kudabesi Special Engine (SE) Yamaha YZ 85.

ABRT Muffler

“Motornya sudah sesuai dengan gaya balap Syahrul Amin yang sukanya gas spontan. Berbeda dengan Yamaha 125Z tunggangan Wawan Wello, dia sukanya nahan rpm,’’singkat Bensol yang menyebut kompresi jadi 6.2:1 dengan hasil buret 12.1 cc.

Untuk port-exhaustnya alias lubang buanya diplot pada angka 27 mm diukur dari bibir silinder, sedangkan perbandingan final-gearnya naik-turun 1-2 mata dari angka 13-46. Ini disesuaikan dengan kondisi trek dan kemauan pembalap. Jadi pahamkan perbedaa tipisnya. Soal knalpot, jelas dong semua pakai ABRT20 Muffler.   D  14   N

Previous articleFinal Kejurnas Motorprix Polman : Reynaldi Junior Duel Hingga Menit Akhir, 2023 Menuju Oneprix
Next articleFIM MiniGP 2022 Sentul : Road To Valencia: Valera Vs Tantra, Teman atau Lawan?
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.