RODABALAP.COM – Di luar karburator Mikuni Sudco 34, reed valve V Force 3 dan perangkat pengapian YZ 125, motor tunggangan Resy peraih podium ke-3 di Kejurnas Oneprix seri -4 Semarang, kelas Exrider 35 tahun ini sangat sederhana.
Yach, penampilan Rudi atau sering dipanggil dengan Salechong, mekanik andalan RC Reborn Broto Herlingga Motor Pacitan. Artinya, sang peramu menyajikan bumbu senderhana, tetapi kenikmatannya pas buat melibas sirkuit Mijen ang memiliki panjang lintasan 2,7 km dan lebar lintasan sekitar 10-14 meter.

‘’Hari ini kita bawa motor dengan mesin yang baru jadi. Secara keseluruhan masih banyak kekurangan, kata lainnya masih butuh proses penyempurnaan,’’buka pengantin baru.
Yang dimaksud dengan suami dari mbak Laras ini adalah penyempurnaan pada kepala silinder yang terbilang cukup lama. Secara teori sich, mesin 2-tak tidaklah serumit mesin 4-tak. Meski dengan perbandingan kompresi sama, akan tetapi bubutan head berbeda, maka hasilnya juga lain.
Bagaimanapun juga tidak semua pisau bubut akan mengerjakan dengan sempurna permintaan mekanik. Ya, jangankan pisau bubut, cetakan pabrik saja, punya nilai toleransi kesalahan. Pabrik juga tidak menjamin 100 persen presisi. Apalag pisau bubut yang mereknya macam-macam, juga orang yang pegang alatnya punya kemampuan berbeda.
‘’Selain itu faktor pembalap yang lagi cidera dikarenakan pas latihan terjatuh. Alhamdulillah masih bisa masuk tiga besar,’’imbuh Salechong sambil bilang akhir pekan ini siap tampil lagi di Jepara dan Trenggalek.
Oya nich brather. Berkat keberhasilan tim ini meraih banyak kemengan di berbagai event yang mereka ikuti. Orderan paket mesin 2 tak lancar jaya. Bahkan pesanan dari tim balap asal Kalimantan , sudah masuk di bengkel mereka. D 14 N









