RODABALAP.COM ; Yamaha FIZR Standaran milik Diaz Trail Racing Team (DTRT) Magelang, diberitakan mengalami progres 50 persen dari sebelumnya. Dari pandangan penulis sendiri sich, kayaknya lebih dari itu coy. Terutama saat berlangsungnya Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship Round 2 Kebumen, Minggu kemarin (13-14/5).
Sinyal-sinyal kehidupan mesin mulai digeser-geser oleh mekanik lewat program. Tadinya kan diem seribu kata, bro…Maksudnya, ketika berlaga dikelas open jarang menembus barisan depan. Paling mentok posisi kesepuluh. Hal ini juga diakui oleh owner DTRT.
Diaz Trail Racing Team (DTRT) Magelang
‘’Bagi saya kencang dan bisa naik podium itu butuh proses. Mulai dari lambat, perlahan kencang, kemudian kencang, suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,’’bilang owner speed shop beralamat di Desa Mejing 5a, RT:13 RW:05, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. (Samping lapangan sepak bola Ds. Mejing) yang menyediakan segala keperluan buat balap dan harian.
Sejalan dengan pemikiran si boz, Delly Permana asal Slawi, sebagai rider juga mengakui. Kalau setingan pada motor terlalu kering. Akibatnya doi start dari urutan ke tiga belas.’’Kalau untuk motor sudah enak buat diajak ngebut dan melibas tikungan ala pasar senggol. Hanya saja setingan terlalu kering. Selain itu posisi start dari grid ke 13,’’bilang Delly Permana yang harus puas finish ke enam kelas Bebek 2 Tak Standart.
Dipastikan dalam waktu dekat akan ada konsep racikan karbu yang mampu menawarkan kurva HP serasi dengan torsi di gasingan bawah lebih bengis. Diharapkan mampu mengimbangi postur Delly Permana. Acuhannya, ketika dipacu pembalap bengis dipastikan akselerasinya, bengis pula diseri berikutnya. D 14 N