Tantangan Diterima Ini Jupiter Z 200cc Tu Sleep Engine Goyang Idc Rumah Kopling Uma Racing 2
Libur balap bukan berarti libur segalanya. Macam mekanik Eas Low Profile daim-diam sedang meramu Jupiter Z 200cc Tune Up

RODABALAP.COM – Libur balap bukan berarti libur segalanya. Macam mekanik Eas Low Profile daim-diam sedang meramu Jupiter Z 200cc Tune Up.

Konon katanya nich, itu motor pesenan bos Adit yang menurut rencana akan diturunkan di kejuraan Indonesia Dragbike Championship (IDC) kelas Bebek 200cc Tune Up Sleep Engine Putaran ke-2. Siapa nantinya yang akan duduk diatas Jupi racikan bengkel daerah Berbah, Yogyakarta, belum diketahui. Akan tetapai, mekanik yang notabene aktip juga di kejuaraan road race seputar Jateng dan DIY, kasih bocoran sedikit rahasia.

Utamanya adalah alasan kenapa memilih Jupiter Z sebagai basic motor. Katanya putaran mesin Jupiter Z  untuk ikut kelas Bebek 200cc  4T TU Sleep lebih tinggi. Namun tetap dapat torsi ideal saat joki melakukan start.

Tantangan Diterima Ini Jupiter Z 200cc Tu Sleep Engine Goyang Idc Rumah Kopling Uma Racing
Bos Adit

Tingginya rpm tersebut dengan perhitungan kompresi yang tepat yakni 13,8:1.“Komposisi boleh saja dimain-mainkan. Tapi, kompresi, torsi serta rpm menjadi  kesatuan dengan durasi noken-as,’’buka Ea’s sambil menyebut angka klep in berukuran 34 dan ex 28,5. Untuk In membuka 36°sebelum TMA dan menutup 61°sesudah TMA dan ex membuka 60° sebelum TMB dan tertutup 37 sesudah TMB.

Dari sini saja, tenaga motor pada putaran rendah reaktif dan bisa meggapai lebih tinggi dengan angka kompresi tadi. Tanapa harus mengabaikan rangka motor yang sedang dirakit di DIS Frame Modified Jogja. Untuk Piston mengaplikasi ukuran 66 mm, sedangkan  kruk as sudah dirubah pada daun stang. Pilihan jatuh ke  Mio struk yang standarnya berukuran 54 dibikin 58, maka didapat angka 198 cc.

Tantangan Diterima Ini Jupiter Z 200cc Tu Sleep Engine Goyang Idc Rumah Kopling Uma Racing 1
Rumah kopling menggunakan UMA Racing, perannya sangat penting memutus sekaligus juga menyalurkan tenaga mesin ke poros engkol dari transmisi percepatan

Seperti tradisi di arena road race, maka oper-oper giginya harus  nyambung dengan reduksi pada gigi rasio yang rapat. Untuk perbandingan rasio 1 (14-33), porsneling 2 (18-30), kecepatan 3 (21-28), dan gigi 4 (21-23).

‘’Balancer beratnya 750 gram, magnet pakai punyanya Vega dibikin 700 gram. Rumah kopling menggunakan UMA Racing, perannya sangat penting memutus sekaligus juga menyalurkan tenaga mesin ke poros engkol dari transmisi percepatan. Cara kerja rumah-kopling UMA Racing itu tidak terlalu keras dan tidak terlalu empuk. Jadi enak dalam penggunaannya,’’jelas chiep mekanik Ea’s.

Ok, lah. Tak perlu cerita panjang lebar lagi, tinggal tunggu pembuktiannya di lintasan pasca Corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here