RODABALAP.COM : Talenta muda asal Yogyakarta, Satria Arfanur Putradi, kembali menunjukkan kemampuan dan bakatnya di dunia balap motor nasional. Pembalap yang akrab disapa Arfan dengan julukan Spider Kids tersebut sukses mengamankan podium kedua kelas MP7 Mini Moto Sport 160cc usia 8–12 tahun pada Race 1 final Kejurnas MotoPrix Regional B 2026 di Sirkuit Mijen, Semarang.
Balap Motor
Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026 Putaran 2 Digelar di Kudus 3–4 Oktober
RODABALAP.COM ; Waktu pelaksanaan Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026 putaran kedua semakin dekat. Ajang balap motor tersebut dijadwalkan berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 mendatang. Pada putaran kedua ini, gelaran Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026 akan mengambil lokasi di kawasan Alun-Alun Town Square Kudus.
Salah satu hal yang menarik perhatian menjelang balapan adalah layout sirkuit Alun-Alun Town Square Kudus. Karakter lintasan yang akan digunakan menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan pembalap dan tim dalam mempersiapkan setting motor maupun strategi balap.
Baca Juga : Dua Saudara, Satu Mimpi! Fiandra dan Firza Siap Taklukkan Sepang di MotoMini Malaysia
Dengan konsep sirkuit yang berada di kawasan pusat kota, gelaran ini juga berpotensi menghadirkan atmosfer berbeda dibandingkan balapan yang digelar di sirkuit permanen. Kehadiran lintasan di kawasan Alun-Alun Town Square Kudus diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat sekaligus memberikan hiburan otomotif bagi pencinta road race.
Putaran kedua ini juga menjadi kesempatan bagi para pembalap untuk menunjukkan perkembangan performa mereka sepanjang musim 2026. Persaingan diprediksi berlangsung ketat karena setiap pembalap tentu mengincar hasil maksimal pada setiap seri.
Baca Juga : Bikers Day Muara Bungo 2026 Hadir Kembali
Catat tanggalnya, 3–4 Oktober 2026. Kudus bersiap menjadi tuan rumah putaran kedua Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026.
Meysha Eca Putri, Pembalap Cilik Kebumen Tampil Perdana di Balap 201 Meter
RODABALAP.COM ; Tren kakak beradik di dunia balap motor ternyata tidak hanya terjadi di ajang road race. Persaingan di lintasan 201 meter juga mulai diramaikan oleh pembalap dari keluarga yang memiliki darah balap.
Salah satunya adalah Meysha Eca Putri, pelajar kelas 5 SDN 1 Pejagoan, Kebumen. Pembalap cilik ini beberapa waktu lalu menjalani penampilan perdananya di lintasan 201 meter dalam event SDW yang berlangsung di landasan pacu Pantai Depok, Yogyakarta.
Baca Juga : Track Day GDS Klaten 2026 Digelar 2 Oktober, Jadi Ajang Latihan Joki Balap 201 Meter
Putri pasangan Wiwit Andriyanto dan Endah Kurniasih tersebut bergabung dengan Yuzee Racing Team, yang juga menaungi sang adik, Puput Cribo. Meski menjalani persiapan yang cukup singkat, Eca mampu menunjukkan performa yang menjanjikan. Persiapan menuju event tersebut bahkan hanya dilakukan dengan satu kali sesi setting motor pada sore hari, sebelum rombongan berangkat menuju Yogyakarta pada malam harinya.
“Persiapannya mepet, hanya coba sekali setting sore hari, lanjut berangkat malamnya. Namun pada sesi latihan resmi, Eca Casper sudah mampu tampil apik dengan mengantongi time 10,985 detik,” jelas sang mekanik melalui pesan elektronik kepada RB.
Catatan waktu 10,985 detik tersebut menjadi torehan positif bagi Eca yang baru pertama kali turun di ajang balap 201 meter. Waktu tersebut juga sangat dekat dengan karakter kelas bracket 11 detik, sehingga konsistensi menjadi salah satu hal penting yang harus terus diasah.
Baca Juga : Faruk Samsudin Bawa Malindo AUB Raih Podium Pertama Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori
Menariknya, kiprah Eca di dunia road race juga mulai dipersiapkan. Namun, untuk saat ini proses tersebut masih terkendala belum tersedianya motor yang dapat digunakan untuk latihan secara rutin. “Untuk balap road race masih proses karena belum ada motor buat latihan,” tambah sang mekanik.
Sponsor :
– Speedshop 200Speed Kebumen
– MTN Spring Japan
– Manta Racing
Bengkel : AGRT Racing Kebumen
Track Day GDS Klaten 2026 Digelar 2 Oktober, Jadi Ajang Latihan Joki Balap 201 Meter
RODABALAP.COM ; Geliat balap 201 meter di Jawa Tengah kembali bergairah. Track Day GDS Klaten 2026 dijadwalkan kembali digelar pada Jumat, 2 Oktober 2026. Event latihan bersama atau latber yang dipromotori Ervantona tersebut terus menunjukkan eksistensinya di kalangan penghobi balap 201 meter.
Track Day GDS tidak hanya menjadi ajang latihan bagi joki berpengalaman, tetapi juga menjadi tempat bagi para pendatang baru untuk mengenal dan mendalami karakter lintasan 201 meter.
Baca Juga : Track Day GDS Edisi Spesial Kemerdekaan, Gas di Sirkuit Bukan di Jalan
Kemudian menjadi salah satu pilihan bagi para joki yang ingin mendapatkan jam terbang. Antusiasme peserta juga terus berkembang seiring semakin banyaknya pembalap baru yang tertarik dengan kompetisi balap 201 meter.
Lokasi event berada di Gantiwarno Drag Strip (GDS) Klaten, yang dikenal sebagai salah satu trek permanen untuk balap 201 meter. Keberadaan trek permanen memberikan ruang bagi joki untuk berlatih secara lebih terarah sekaligus menguji kemampuan motor dalam kondisi lintasan yang sebenarnya.
Baca Juga : Track Day GDS Klaten Mei 2026 Gaungkan “Stop Balap Liar”, Safety Jadi Prioritas Utama
Reputasi Gantiwarno Drag Strip juga tidak lepas dari munculnya sejumlah joki yang kemudian mampu bersaing di berbagai ajang balap 201 meter. Karena itu, GDS Klaten tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kompetisi dan latihan, tetapi juga menjadi bagian dari proses regenerasi joki.
Final Kejurnas MotoPrix 2026 Digelar di Sirkuit Mijen Semarang, Hadiah Supporting Class Naik
RODABALAP.COM ; Perhatian pecinta balap motor Tanah Air pada akhir pekan ini akan tertuju ke Final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) MotoPrix 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Mijen, Semarang, Jawa Tengah, 26–27 September 2026.
Final Kejurnas MotoPrix 2026 menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan insan balap nasional. Selain menjadi seri penutup musim kompetisi, gelaran di Sirkuit Mijen juga akan menjadi panggung bagi para pembalap untuk menuntaskan perjuangan mereka sepanjang musim.
Baca Juga : UNDHA AUB Surakarta Siapkan UKM Balap Motor, Debut di Dandim Cup Road Race 2026
Selain mempertandingkan tujuh kelas utama Kejurnas MotoPrix, MP1 hingga MP7, penyelenggara juga menyiapkan sejumlah kelas pendukung atau supporting class.
Beragam kategori akan hadir untuk memberikan ruang kompetisi yang lebih luas bagi para pembalap. Di antaranya Bebek 2-Tak Standard, Bebek 4-Tak, kelas Ex-Rider, hingga Pocket Bike yang menjadi salah satu kategori pembinaan bagi pembalap cilik.
Baca Juga : MR Pulley Open Road Race Championship 2026 Hadir di Cirebon, Kelas OMR Jadi Andalan
Hal menarik lainnya datang dari penyelenggara perlombaan, Manahadap Management. Pada Final Kejurnas MotoPrix 2026 kali ini, penyelenggara memberikan kabar mengenai adanya peningkatan hadiah untuk kelas supporting.
Peningkatan hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para pembalap yang turut meramaikan kompetisi di luar kelas utama Kejurnas MotoPrix.
Dengan hadiah yang lebih besar, persaingan di kelas pendukung diharapkan semakin menarik. Para pembalap tentu memiliki motivasi tambahan untuk tampil maksimal dan mengejar hasil terbaik pada seri pamungkas musim 2026.
Nusma Racing Team SMK Nusa Mandiri Pemalang Raih 3 Podium di Dandim Cup 2026
RODABALAP.COM ; Nusma Racing Team yang membawa nama SMK Nusa Mandiri Pemalang kembali menunjukkan eksistensinya di dunia balap motor. Turun dalam ajang Dandim Cup Road Race Championship 2026 di Sirkuit Widuri Pemalang, 19–20 September 2026, tim ini mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan pembalap dari berbagai daerah.
Nusma Racing Team mengikuti lima kelas balap pada kejuaraan tersebut. Dari lima kelas yang diikuti, tim SMK Nusa Mandiri Pemalang berhasil mengamankan tiga podium, termasuk satu podium juara pertama dan satu podium juara kedua.
Baca Juga : Kakak-Adik Ferdinand dan Reynand Fanezha Ukir Prestasi di Dandim Cup Pemalang 2026
Salah satu prestasi terbaik dipersembahkan oleh Reza AW. Pembalap tersebut turun di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Lokal Karesidenan Pekalongan. Hasil tersebut menjadi tambahan motivasi bagi Nusma Racing Team untuk terus mengembangkan kemampuan para pembalapnya sekaligus membawa nama SMK Nusa Mandiri Pemalang di berbagai kompetisi balap motor.
Sementara itu, pembalap asli Pemalang Wafi Rama dipercaya turun di kelas Bebek 125 cc Pemula Lokal Kabupaten. Wafi mampu menyelesaikan balapan dengan baik dan mengakhiri perlombaan di posisi kelima.
Pembalap lainnya, Bowo Phete, memperkuat Nusma Racing Team di kelas Exrider. Bowo turun pada kategori Bebek 2 Tak 116 cc Exrider Open podium kelima.
Baca Juga : Arsenio Cetta, Putra Nanang Ardian Suspension Jalani Debut Balap
Kiprah tim tersebut juga mendapatkan dukungan dari Kepala SMK Nusa Mandiri Pemalang, Deni Priyanto, S.Pd. Dukungan dari pihak sekolah menjadi bagian penting dalam memberikan kesempatan kepada para pembalap untuk mengasah kemampuan melalui kompetisi resmi.
Kakak-Adik Ferdinand dan Reynand Fanezha Ukir Prestasi di Dandim Cup Pemalang 2026
RODABALAP.COM ; Prestasi membanggakan ditorehkan kakak beradik Ferdinand Fanezha Mahardika Siswa kelas X SMA Negeri 1 Bantarbolang dan Reynand Fanezha Arsenio siswa SD Negeri 7 Bantarbolang dalam ajang balap motor Dandim Cup Pemalang 2026, yang berlangsung pada 19–20 September 2026 di Sirkuit Widuri, Pemalang.
Dua pembalap muda asal Bantarbolang tersebut berhasil mencatatkan prestasi di kelas masing-masing. Berada di bawah naungan Team Muda Perkasa DJRT Speed. Keduanya mendapatkan pendampingan langsung dari sang ayah, Kukuh Fandria, yang berperan sebagai mentor. Dukungan keluarga, termasuk sang ibu, Diah Rini Susanti, menjadi bagian penting dalam perjalanan kedua pembalap muda tersebut.

Ferdinand Fanezha Mahardika Muda Perkasa DJRT Speed
Baca Juga : Langkah Awal Reynand Fanezha Arsenio di Dunia Road Race, Siap Menimba Ilmu di Mons54 Private Racing School
Ferdinand Fanezha Mahardika berhasil meraih podium ke-2 kelas bebek 4T standart 150CC max 20 tahun. Sementara itu sang adik,
, berhasil meraih podium ke-4 kelas bebek 4T standart 150cc max 20 tahun dan podium ke-5 kelas bebek 4T standart 150cc beginner 15 Tahun.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas hasil yang diraih Ferdinand dan Reynand di Dandim Cup Pemalang. Setiap perlombaan merupakan proses belajar dan pengalaman yang sangat berharga. Kami akan terus mendampingi mereka untuk meningkatkan kemampuan, baik dari sisi teknik maupun mental bertanding. Yang paling penting, mereka tetap disiplin, bertanggung jawab, dan tidak melupakan pendidikan.”

Reynand Fanezha Arsenio Muda Perkasa DJRT Speed
Baca juga : Faruk Samsudin Bawa Malindo AUB Raih Podium Pertama Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori
Pada sisi lain Diah Rini Susanti senantiasa memberikan motivasi agar kedua putranya tetap bersemangat, rendah hati, dan mampu menyeimbangkan kegiatan balap dengan pendidikan.
“Kami bersyukur dan bangga atas usaha Ferdinand dan Reynand. Setiap pencapaian merupakan hasil dari kerja keras, doa, dan dukungan banyak pihak. Kami selalu memberikan semangat agar mereka tidak mudah menyerah, tetap rendah hati, dan terus belajar dari setiap pengalaman. Semoga keduanya terus berkembang dan dapat meraih cita-cita, baik dalam pendidikan maupun dunia balap.”kata Diah Rini Susanti.
Selamat kepada Ferdinand Fanezha Mahardika dan Reynand Fanezha Arsenio atas pencapaian di Dandim Cup Pemalang 2026.
Faruk Samsudin Bawa Malindo AUB Raih Podium Pertama Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori
RODABALAP.COM ; Performa apik ditunjukkan Faruk Samsudin bersama tim Malindo AUB dalam ajang balap motor yang diikutinya. Faruk sukses mengamankan podium pertama di kelas Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori di kejuaraan Dandin Cup Road Race Championship 2026 pemalang (20/9/2026).
Sejak persaingan dimulai, Faruk mampu menunjukkan kemampuan balap yang kompetitif. Ia tampil konsisten dan mampu menjaga ritme hingga menyelesaikan perlombaan di posisi terdepan.
Baca Juga : Malindo Bengkel Kaki-Kaki Mobil Tunjukkan Kepedulian terhadap Dunia Balap di Kejurprov Casytha 2026
Hasil tersebut menjadi pencapaian penting bagi Faruk Samsudin sekaligus memberikan tambahan motivasi bagi tim Malindo AUB. Kerja sama antara pembalap dan tim menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga performa selama perlombaan.
Podium pertama ini juga menjadi bukti kerja keras Faruk dalam menghadapi persaingan di kelas Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori. Karakter motor 2 tak serta tuntutan cornering membutuhkan kontrol motor dan konsistensi pembalap sepanjang balapan.
Bagi Malindo AUB, keberhasilan Faruk menjadi hasil positif dari persiapan yang dilakukan tim. Raihan tersebut sekaligus menambah catatan prestasi tim dalam mengikuti kompetisi balap motor.
Dandim Cup Road Race 2026 Sukses, 255 Starter Ramaikan Sirkuit Pantai Widuri Pemalang
RODABALAP.COM ; Gelaran Dandim Cup Road Race 2026 yang berlangsung di Sirkuit Pantai Widuri, Pemalang, pada 19–20 September 2026 berlangsung meriah. Event tersebut sukses menarik perhatian para pembalap dengan total 255 starter ambil bagian dalam berbagai kelas yang diperlombakan.
Dandim Cup Road Race 2026 digagas oleh Letkol INF Edy Wibowo, S.Sos selaku Dandim 0711/Pemalang. Dalam pelaksanaannya, penyelenggara menggandeng BSMC Reborn untuk mengemas kompetisi dengan konsep road race yang lebih terbuka dan kompetitif.
Baca Juga : Comeback Usai Cidera, Delly Permana Langsung Raih Podium di Dandim Cup 2026
Menariknya, konsep awal event ini sebenarnya hanya dirancang sebagai mini race. Namun, melalui berbagai diskusi dan masukan dari para pelaku balap, konsep tersebut kemudian berkembang menjadi sebuah ajang road race yang memberikan kesempatan lebih luas bagi tim dan pembalap untuk berkompetisi.
Salah satu sosok yang turut berperan dalam perubahan konsep tersebut adalah Husni Mubarak. Selain dikenal sebagai pelaku balap, Husni juga merupakan seorang mekanik yang memahami kebutuhan serta perkembangan kompetisi road race di daerah.
“Kesan saya tidak menyangka aja event kemarin bisa bikin antusiasme dari beberapa team yang dari luar kota bisa datang ikut serta. Dan luar biasa meriah walaupun event awal yang konsepnya cuma Mini Race,” ungkap Husni.
Baca Juga : Final Kejurnas MotoPrix 2026 di Sirkuit Mijen Semarang, Catat Jadwal 26-27 September
Menurut Husni, respons positif dari tim dan pembalap menjadi sinyal bahwa Pemalang memiliki potensi untuk mengembangkan olahraga balap motor. Karena itu, ia berharap penyelenggaraan event seperti Dandim Cup dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan lebih besar dari pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan dapat perhatian penuh dari Pemerintah Daerah agar dapat memberikan support fasilitas dan pembenahan sirkuit yang lebih layak untuk para penghobi balap yang suka balap liar, biar lebih terarah untuk hobinya dan juga memberikan wajah baru otomotif di Pemalang. Salah satunya ya diadakan event seperti ini minimal setiap bulan,” tukas Husni.
Keberadaan event balap resmi dinilai dapat menjadi salah satu ruang bagi para penghobi otomotif, khususnya generasi muda, untuk menyalurkan minat dan bakat mereka melalui kompetisi yang lebih terarah.
RODABALAP.COM ; Dunia balap motor kembali kedatangan talenta muda. Arsenio Cetta, pembalap berusia 11 tahun sekaligus putra dari Nanang Ardian Suspension, mulai mencicipi atmosfer kompetisi balap motor.
Arsenio menandai debut perdananya dengan turun di kategori Bebek 4T 150 Standar kejuaraan Dandim Cup Road Race Championship 2026 Pemalang. Balapan tersebut menjadi pengalaman pertama bagi Arsenio untuk merasakan langsung persaingan di lintasan dan menghadapi tekanan sebuah kompetisi.
Baca Juga : Nobar MotoGP 2026 Mandalika Bersama IMI Jateng, Tiket Cuma Rp165 Ribu
Meski masih tergolong sangat muda, Arsenio tidak langsung turun balapan tanpa persiapan. Sebelumnya, ia telah mendapatkan pembekalan melalui sekolah balap milik pembalap nasional Reza Hanum yang berada di Purwokerto.
Bagi seorang pembalap muda, pengalaman pertama di kompetisi menjadi proses penting untuk membangun mental dan kemampuan. Selain hasil akhir, Arsenio juga dapat belajar mengenai racing line, teknik pengereman, kontrol gas, cara menghadapi pembalap lain hingga menjaga konsentrasi sepanjang balapan.
Baca Juga : Aqsa Mada Tampil Gemilang, Honda GTR Baru Langsung Antar Podium di Dandim Cup 2026
Dengan dukungan keluarga dan bekal yang diperoleh dari sekolah balap Reza Hanum, perjalanan Arsenio masih terbuka panjang. Debut di usia 11 tahun ini menjadi bagian dari proses pembentukan dirinya sebagai pembalap muda yang diharapkan terus berkembang melalui pengalaman dan kompetisi.

