RODABALAP.COM ; Dalam ajang Superchallenge Supermoto Race 2024 Seri Kejurnas yang berlangsung di Sirkuit Boyolali pada akhir pekan kemarin, Gantar Wahyu Efendi dari Fastgass Racing Factory Motor berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan menaiki tangga podium di kelas Trail 180 Junior. Ini merupakan debut pertama Gantar dalam kejuaraan supermoto.
Meskipun baru pertama kali mengikuti kejuaraan supermoto, Gantar menunjukkan kemampuan luar biasa dan keselarasan dengan motor KLX-nya. Menurut Rico, owner Fastgass Racing Factory Motor, “Tidak ada settingan yang diubah dari event sebelumnya. Kami mengalami sedikit kendala saat Gantar pertama kali menaiki motor, namun kami datang ke Boyolali sehari sebelum pelaksanaan Qualifying Time Trial (QTT) untuk mempersiapkan segalanya.”
Baca Juga : Superchalange Monster Road Semarang : Kelas Rokies Difasilitasi Oleh Genta Auto Sport

Salah satu aspek menarik dari persiapan Gantar adalah penggunaan per kopling yang tidak biasa. Tim Fastgass Racing Factory Motor memilih per kopling RSV 7 B Racing dari Koizumi, yang umumnya digunakan pada motor jenis bebek. Mekanik tim menjelaskan, “Kami menggunakan perklep RSV 7 B Racing yang panjangnya 32 mm. Pilihan ini didasarkan pada kemudahan dalam mengatur jarak ganjel ring.”
Keputusan untuk menggunakan perklep yang tidak lazim ini, bersama dengan settingan motor yang optimal, tampaknya membuahkan hasil. Gantar Wahyu Efendi berhasil menempatkan dirinya di podium kelas Trail 180 Junior, menunjukkan bahwa kombinasi teknik dan inovasi yang tepat dapat memberikan hasil yang memuaskan, bahkan dalam debut pertamanya di ajang supermoto.
Baca Juga : Tommy Salim Sukses Rebut Dua Gelar Juara Umum Superchallenge Supermoto Race 2024
Keberhasilan ini menandai langkah awal yang menjanjikan untuk Gantar Wahyu Efendi dan tim Fastgass Racing Factory Motor dalam dunia supermoto. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa tim ini memiliki potensi besar dengan pendekatan teknik dan teknologi yang inovatif.





Event ini akan menampilkan 12 kelas Drag Race dan 16 kelas Drag Bike. Kategori untuk Drag Race masih bersifat Open karena belum ada pembalap dengan kategori open atau pemula di Sumatera, sementara Drag Bike khusus ditujukan untuk pemula Sumatera. Fastest Rookie 201M menjadi event pertama yang secara khusus diadakan untuk pemula drag bike, memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersaing dengan sesama pemula dalam kompetisi yang adil dan menantang.




