Home Drag Bike Modifikasi Honda Grand Jepara : Menjaga Seni Pada Motor Tua

Modifikasi Honda Grand Jepara : Menjaga Seni Pada Motor Tua

2220

RODABALAP.COM – Honda Grand memang kurang populer jika dibandingka dengan  Jupiter Z di kelas yang diikutinya. Makanya Adi Suryadinata asal Jepara, Jateng enggan berpaling kelain hati. Maksudnya bapak yang baru saja dikaruniai putra ini tetap bertahan dengan motor ABG (Angkatan Babe Gue). Katanya sich tetap menjaga seni pada motor tua dilintasan 201m.

‘’Alhamdulillah sampai sekarang masih terawat dengan baik. Sementara ini kita istrahatkan  dulu, karena belum ada dana buat ikut kompetisi lagi. Sealin itu istri saya baru saja melahirkan, jadi saya fokus anak dan istri dulu. Nanti kalau sudah  ada rezeki kita siap bangkit lagi,’’buka Adi Suryadinata asli warga Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara

Modifikasi Honda Grand Jepara Menjaga Seni Pada Motor Tua
Adi Suryadinata asli warga Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara

Beliau juga menambahkan untuk spesifikasi mesin 140cc. Hasil operasi dari HJM Roto Roto Kejam dengan mekanik Hendrik Krasak Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.

Dijelaskan lebih lanjut  saat ini Karbu UMA PWK 30 jadi pilihan distribusi masuk-keluarnya bahan bakar. Dengan kleep in/ex memainkan angka 24/28. Sedangkan  camshaft, menganut durasi medium. Pasalnya, Dimas Bangkit, Reynal Rey, Ardi Child  dan Bayu Ucil. Pembalap yang pernah geber itu motor menghendaki tipikal power liar.

’’Yang liar itu gasingan menengah atas. Dengan asumsi tadi maka kita berani mematok perbandingan kompresi di angka 14,4 : 1. Disulut program pengapian dari CDI Rextor. Hanya saja untuk pemakaian koilnya makin sip diaplikasinya milik YZ-125 versi 07, ’’ terang Adi Suryadinata.

Ok, lah. Semoga cepat kembali kelintasan lagi.

Data modifikasi :

Piston mto 1 racing 55,

Klep ujur 24/28 BRT

Karbu UMMA PWK 30

Noken as modif

CDI rektor

Coil YZ

Aki NS

Kenalpot ROB 1

Previous articleJelang DN Timing Dragbike 2020 Semarang : Ada kelas Bebek 4 Tak 200cc TU Pemula
Next articleHasil FP2 MotoGP Aragon 2020: Nakagami Tercepat, Ungguli Vinales
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.