RODABALAP.COM – Honda Grand memang kurang populer jika dibandingka dengan Jupiter Z di kelas yang diikutinya. Makanya Adi Suryadinata asal Jepara, Jateng enggan berpaling kelain hati. Maksudnya bapak yang baru saja dikaruniai putra ini tetap bertahan dengan motor ABG (Angkatan Babe Gue). Katanya sich tetap menjaga seni pada motor tua dilintasan 201m.
‘’Alhamdulillah sampai sekarang masih terawat dengan baik. Sementara ini kita istrahatkan dulu, karena belum ada dana buat ikut kompetisi lagi. Sealin itu istri saya baru saja melahirkan, jadi saya fokus anak dan istri dulu. Nanti kalau sudah ada rezeki kita siap bangkit lagi,’’buka Adi Suryadinata asli warga Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara

Beliau juga menambahkan untuk spesifikasi mesin 140cc. Hasil operasi dari HJM Roto Roto Kejam dengan mekanik Hendrik Krasak Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara.
Dijelaskan lebih lanjut saat ini Karbu UMA PWK 30 jadi pilihan distribusi masuk-keluarnya bahan bakar. Dengan kleep in/ex memainkan angka 24/28. Sedangkan camshaft, menganut durasi medium. Pasalnya, Dimas Bangkit, Reynal Rey, Ardi Child dan Bayu Ucil. Pembalap yang pernah geber itu motor menghendaki tipikal power liar.
’’Yang liar itu gasingan menengah atas. Dengan asumsi tadi maka kita berani mematok perbandingan kompresi di angka 14,4 : 1. Disulut program pengapian dari CDI Rextor. Hanya saja untuk pemakaian koilnya makin sip diaplikasinya milik YZ-125 versi 07, ’’ terang Adi Suryadinata.
Ok, lah. Semoga cepat kembali kelintasan lagi.
Data modifikasi :
Piston mto 1 racing 55,
Klep ujur 24/28 BRT
Karbu UMMA PWK 30
Noken as modif
CDI rektor
Coil YZ
Aki NS
Kenalpot ROB 1









