RODABALAP.COM – Kejurnas berlebel MLDSPOT Autokhana Championship Kejurnas Slalom 2022 sudah memasuki putaran ke-3 sepanjang tahun ini. Sirkuit GOR Lembu Peteng, Tulungagung, (27/8), didapuk untuk menjadi arena pertarungan peslalom-peslalom terbaik Indonesia. Kali ini tantangan berbeda disuguhkan yakni dengan lintasan yang high speed.
Dibanding Purwokerto dan Bandung, Sirkuit Lembu Peteng memang punya karakter yang sangat berbeda. Selain high speed dan tricky, lintasan aspal yang digunakan juga masih sangat halus dan rata. Benar saja, jika di Bandung dan Purwokerto membutuhkan catatan waktu 40-43 detik, di Tulungagung para peslalom menggeber catatan waktunya rata-rata hingga 45-47 detik. “Beda banget karakternya ya dibanding 2 seri sebelumnya, disini bisa gaspol. Lintasan lebih halus dan rata, kemudian jalurnya panjang dan melintasi jalur U juga. Lebih asyik dan menantang sih,” tandas Addyek RG, pebalap asal Semarang yang memperkuat tim Banteng Motorsport.
Putaran ke-3 sendiri diikuti sebanyak 129 starter yang datang dari berbagai penjuru Nusantara. “Putaran ke-3 ini 129 starter, peserta ada yang dari Sulawesi, Kalimantan, Bali dan Kota-kota besar di Pulau jawa. Di Tulungagung ini sudah 2 kali digelar, sebelumnya tahun 2019 lalu,” beber Abed Nego dari Genta Auto & Sport, selaku penyelenggara.
Pada kejuaraan, gelar juara kelas A direbut oleh Rinaldo SA dari tim CMRT yang berhasil mengoleksi waktu terbaik 00:49,402 disusul Addyek dengan 00:49.416 dan Valentino Ratulangi dengan waktu 00:49.525. Pada kelas B atau gerak roda bagian belakang, Adrian Septianto, berhak atas podium utama setelah mengandaskan perlawanan Ricky Herdiana serta Rivaldi. Adrian membesut catatan waktu terbaik 00:50.041. Sedang kelas F atau kelas modifikasi, kembali direbut Adrianza Yunial dari tim TGRI. Adrianza mengalahkan 2 rekan 1 timnya yakni Anjasara Wahyu dan Herdiko.






