Home More MOTOR Ini Keren….Gas Gas ECR Ranger Series Bakal Masuk Indonesia, Harga Dibawah 100...

Ini Keren….Gas Gas ECR Ranger Series Bakal Masuk Indonesia, Harga Dibawah 100 Juta

1196

rodabalap.com – Bagi para pecinta enduro brand motor asal Spanyol baru saja merilis motot terbaru mereka. Yup, adalah Gas Gas ECR 200 cc Ranger  dan Gas Gas ECR 300 cc Ranger. Khabar baiknya kedua varian motor tersebut akan masuk ke Indonesia dan dijual dengan harga yang sangat fantastis!

Pada dasarnya Gas Gas ECR 250/300 Ranger memiliki desain yang sama dengan Gas Gas EC 250/300 Racing, frame sama, swing arm sama, basic mesin sama tapi pada versi Ranger di-tuning ulang agar tidak seberingas versi Racing, sama-sama pakai rim buatan Excel, dan suspensinya pun sama-sama KYB namun pada versi Ranger dibikin lebih soft dan memberikan ketinggian jok yang lebih rendah 40 mm.

Gas-gas-EC-ranger-2019

Paling mencolok terletak  pada warna. Kalau versi Racing memakai warna dominan merah, maka versi Ranger pakai warna dominan putih. Terus versi Ranger juga pakai sejumlah komponen dengan spec lebih rendah seperti kaliper rem J Juan, cakram rem yang berbeda, dan triple clamps yang beda dengan versi Racing.

Seperti dikutip dari  adventuriderz.com harga kedua varian motor   pada kisaran 90 jutaan. Persisnya berapa masih belum tahu karena barangnya belum masuk ke Indonesia. Yang jelas di bawah Rp 100 juta. Rasanya tidak  ada brand Eropa lain yang membandrol produknya semurah ini di Indonesia. Gimana kalau dibandingin dengan versi Racing yang dijual di Indonesia?. Well… Gas Gas EnduroGP 300 dijual dengan harga Rp 135 juta off the road di Tanah Air. Jadi kemungkinan besar nanti Gas Gas ECR 250/300 Ranger masih lebih murah more than Rp 35 juta! Tunggu aja kedatangannya di Indonesia!

EVOLUSI TEKNIS GAS GAS ENDURO 2019

BAGIAN SIKLUS

  • Setang baru tanpa bar Neken (diameter 28,6 mm) dengan gantungan baru
  • Neken baru menangani
  • Busa Stang Gas Gas Baru
  • Setang baru didesain ulang untuk kekakuan lebih
  • Dekorasi baru untuk rentang 2019 EC dan XC
  • Perlindungan bingkai baru
  • Pelat bernomor dan fender belakang didesain ulang untuk akses yang lebih baik ke filter udara

MESIN

  • Kepala silinder didesain ulang untuk pendinginan yang lebih baik dan lebih linieritas (250 dan 300EC)
  • Kurva lengkung “Matahari / Hujan” ganda “kurva Sun” untuk torsi dan kekuatan maksimum sementara peta “Hujan” kedua untuk tanah yang taat beriklim
  • Starter elektrik dan baterai dioptimalkan
  • Instalasi listrik baru
  • Sistem pemasangan layar LCD baru

 

 

Previous articlePerhatikan Jadwal Acara Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar & Powertrack Indonesian Dirtbike Championship 2018 Seri 2 Dieng (21-22 Juli)
Next articleHasil QTT Supercrosser The Ultimate Dirtwar & Powertrack Indonesian Dirtbike Championship 2018 Seri 2 Dieng (21-22 Juli)
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang