Home MotoGP Crutchlow Bakal Jalani Pengujian Intensif dengan M1 2021, Yamaha Janjikan Sasis Baru

Crutchlow Bakal Jalani Pengujian Intensif dengan M1 2021, Yamaha Janjikan Sasis Baru

1229

RODABALAP.com – Pabrikan berbasis Iwata Jepang menegaskan bahwa mereka tidak akan membuat kesalahan yang sama di ajang balap MotoGP musim depan. Hal itu diungkapkan oleh Direktur Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, yang memastikan bahwa Cal Crutchlow sudah disiapkanuntuk menjalani pengujian intensif di atas M1 A-spec factory pada musim depan.

Isu konsistensi performa Yamaha M1 jadi masalah utama pabrikan Jepang musim lalu, dimana M1 tak sekompetitif kompetitornya. Squad garpu tala itu pun harus membatalkan sebagian besar program pengembangan M1 dengan Jorge Lorenzo, juga lantaran isu covid-19.

“Kami tidak akan melakukan kesalahan yang sama dua kali. Kami pasti akan menjalankan program tes yang lebih intensif tahun depan. Kami punya banyak informasi tahun ini, jadi teknisi kami akan mengganti sasis dan bekerja untuk meningkatkan konsistensi M1”, jelas Direktur Yamaha Racing, Lin Jarvis.

Realitanya musim lalu Yamaha justru lebih mengandalkan tim pengembangan M1 di Jepang dengan beberapa staff mereka di Eropa, dibanding menggunakan jasa Jorge Lorenzo. Jarvis menegaskan bahwa mereka cukup yakin dapat memperbaiki problem pada M1 musim depan dengan mengandalkan Cal Crutchlow.

“Mengajak Cal bergabung adalah tanda niat kami. Kami sangat yakin bahwa kami telah membuat pilihan yang sangat baik dengan Cal. Saya yakin Cal adalah pekerja sungguhan, dia benar-benar lapar untuk terjebak dalam proyek ini. Kami akan menerima umpan balik pengujian Cal, ditambah pengujian resmi pra-musim, jadi kami cukup yakin kami dapat memperbaiki masalah ini tahun depan”, sambungnya.

Menurut Jarvis, itu merupakan pilihan yang tepat lantaran menurut mereka Lorenzo kurang begitu peka ketika menguji M1, dan justru menggeber M1 dalam keadaan marah. Dan Yamaha mengakui sendiri bahwa sebenernya mereka tidak melakukan pengujian apapun dengan Lorenzo.

“Kami lebih memilih Cal daripada memperbarui kontrak dengan Jorge. Itu karena apa yang telah kami lihat sebelumnya, ketika dia melakukan tes pertama di Sepang, dimana Jorge mengendarai M1 dalam keadaan marah. Dan sebenarnya kami tidak menguji apa pun, kecuali Jorge. Dia mempercepat dirinya sendiri”, terang Jarvis.

Previous articleSetelah Turun Di Kompetisi Balap Lumpur, Proliner XR 1 Terjun Ke Enduro
Next articleGresini Racing Dipastikan Jadi Tim Independen pada 2022
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.