RODABALAP.COM ; Paolo Ciabatti, perwakilan Ducati, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud menggunakan team order sebagai faktor dalam perebutan gelar juara MotoGP 2023. Meskipun situasi di MotoGP Qatar menciptakan salah satu kondisi yang tampaknya memunculkan kebutuhan akan team order, Ducati belum menggunakan strategi tersebut sepanjang musim ini.
Meskipun begitu, kejadian terbaru di Qatar menarik perhatian, terutama ketika tim Gresini mengirimkan pesan ke dasbor Fabio Di Giannantonio, yang menjadi pembalap satelit Ducati. Hal ini membuat Ciabatti merasa terkejut dan tidak sepenuhnya mengetahui hasil dari kejadian tersebut.
“Sebenarnya saya tidak tahu dan tidak tahu bagaimana hasilnya,” kata Ciabatti dalam wawancara dengan MotoGP.com. “Bagaimanapun, kami selalu mengatakan bahwa kami tidak ingin seorang pebalap yang memiliki peluang menang berhenti menang, terutama jika dia lebih cepat. Fabio lebih cepat dari orang lain.”
Ciabatti juga memberikan pandangan dari sudut pandang Jorge Martin, pebalap Pramac yang mengalami hasil yang mengejutkan di MotoGP Qatar pada hari Minggu kemarin.
Dengan pernyataan tegas ini, Ducati menunjukkan komitmennya untuk memberikan peluang yang setara kepada seluruh pembalapnya, tanpa mengandalkan strategi team order yang bisa mengubah dinamika persaingan dilintasan MotoGP