RODABALAP.COM : Pembalap muda asal Yogyakarta, Edrin Ahza Hartge, kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta masa depan balap motor Indonesia. Pembalap yang memperkuat Honda TMS Bali itu sukses meraih podium ketiga pada kelas Indonesia Junior Talent Cup (IJTC) U-15 dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Putaran 3 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok.
berita balap motor Indonesia
Esa Racing Team Fokus Tingkatkan Jam Terbang I Putu Joshua Ryantika di Kejuaraan Balap Nasional
RODABALAP.COM ; Komitmen Esa Racing Team dalam membina pembalap muda terus dibuktikan dengan keikutsertaannya di berbagai ajang balap motor bergengsi tingkat nasional. Tim asal Jembrana, Bali tersebut menjadikan setiap kejuaraan sebagai sarana meningkatkan pengalaman dan mental bertanding para ridernya, bukan sekadar mengejar hasil akhir.
Pada Matapanah Cup Race (MCR) 2026 Seri 1 yang berlangsung di Sirkuit Suryo, Magetan, Esa Racing Team kembali menurunkan pembalap muda andalannya, I Putu Joshua Ryantika. Di bawah komando manajer Andika Bagaskara, tim datang dengan target jangka panjang, yakni mempersiapkan Joshua agar semakin matang menghadapi persaingan balap motor nasional.
Baca Juga : Farel Bintang Raih Podium Ketiga Race 1 Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
“Kita tampil di berbagai kejuaraan balap motor punya misi tersendiri, yakni menambah pengalaman dan jam terbang pembalap,” ujar Andika Bagaskara saat ditemui di sela-sela pelaksanaan MCR Seri 1 Magetan.
Menurut Andika, pengalaman bertanding merupakan modal penting bagi seorang pembalap muda. Semakin sering turun di lintasan bersama para pembalap terbaik dari berbagai daerah, maka kemampuan teknik, mental, serta strategi balap akan terus berkembang.
Tak hanya mengandalkan pembalap potensial, Esa Racing Team juga didukung jajaran mekanik berpengalaman yang menangani setiap kelas secara khusus. Aan bertugas menangani motor Bebek Standar 2 Tak, sementara Ari Vreinz dipercaya mengawal motor Bebek 2 Tak 130 cc Tune Up Underbone serta Bebek 4 Tak 130 cc Tune Up. Adapun kelas Bebek 4 Tak 150 cc Tune Up berada di bawah penanganan mekanik Pele.
Baca Juga : Sempat Memimpin Balapan, Faruk Sam Finis Ketiga di Kelas Bebek 2 Tak 125cc Sunmori
Pembagian tugas tersebut dilakukan agar pengembangan motor di setiap kelas dapat berjalan lebih maksimal. Dengan spesialisasi masing-masing mekanik, tim optimistis mampu menghadirkan performa motor yang kompetitif di setiap putaran kejuaraan.
Usai menyelesaikan penampilan di Matapanah Cup Race Seri 1, Esa Racing Team langsung mempersiapkan diri menghadapi agenda berikutnya. Tim asal Pulau Dewata tersebut dipastikan akan ambil bagian pada Superchallenge Superprix 2026 Putaran 4, yang menjadi salah satu kejuaraan road race paling bergengsi di Indonesia.
Sempat Memimpin Balapan, Faruk Sam Finis Ketiga di Kelas Bebek 2 Tak 125cc Sunmori
RODABALAP.COM ;Faruk Sam, pembalap andalan Malindo Racing Team, berhasil mengamankan podium ketiga pada kelas Bebek 2 Tak 125cc Sunmori setelah melalui pertarungan sengit sejak awal hingga akhir balapan.
Sejak lampu start padam, Faruk Sam langsung menunjukkan performa impresif. Berbekal start yang baik, ia mampu mengambil alih posisi terdepan dan memimpin jalannya balapan. Kecepatannya membuat para pesaing harus bekerja keras untuk menempel ketat di belakangnya.
Baca Juga : Malindo Bengkel Kaki-Kaki Mobil Tunjukkan Kepedulian terhadap Dunia Balap di Kejurprov Casytha 2026
Namun memasuki tiga lap terakhir, tensi persaingan semakin meningkat. Tekanan dari para rival yang terus membayangi akhirnya membuat Faruk kehilangan posisi terdepan. Duel saling salip pun tak terhindarkan hingga akhirnya Faruk harus rela turun ke posisi ketiga.
Meski demikian, pembalap Malindo Racing Team tersebut tetap tampil konsisten hingga bendera finis dikibarkan. Ia berhasil mengamankan podium ketiga, sekaligus menambah catatan positif bagi tim dalam persaingan kelas Bebek 2 Tak 125cc Sunmori yang dikenal sangat kompetitif.Hasil ini menjadi modal berharga bagi Malindo Racing Team untuk menghadapi putaran-putaran berikutnya. Dengan performa motor yang kompetitif dan semangat juang yang tinggi, Faruk Sam diyakini masih berpeluang meraih hasil yang lebih baik pada balapan selanjutnya.
Archie Althaf Didan Ramiro Juara Kelas Bebek 2 Tak 116 cc Standar Usia 21 Tahun
RODABALAP.COM : Pembalap muda berbakat asal Ponorogo, Jawa Timur, Archie Althaf Didan Ramiro kembali membuktikan kualitasnya di lintasan balap. Tampil pada kelas Bebek 2 Tak 116 cc Standar Usia 21 Tahun, Archie sukses menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih podium pertama setelah melalui persaingan sengit sejak awal hingga garis finis.
Sejak bendera start dikibarkan, Archie langsung tampil agresif dan mampu bersaing di barisan depan. Berbekal kemampuan mengendalikan motor yang matang serta strategi balap yang tepat, pembalap asal Kota Reog ini berhasil menjaga konsistensi kecepatannya di setiap lap. Meski mendapatkan tekanan dari para rival, Archie tetap tenang dan mampu mempertahankan posisi terdepan hingga balapan berakhir.
Baca Juga : Farel Bintang Raih Podium Ketiga Race 1 Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Archie Althaf Didan Ramiro merupakan salah satu pembalap muda yang memiliki potensi besar untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Hasil tersebut juga menjadi buah dari kerja keras selama menjalani latihan, dukungan tim, mekanik, keluarga, serta para pendukung yang selalu memberikan semangat di setiap perlombaan.
Podium pertama di kelas Bebek 2 Tak 116 cc Standar Usia 21 Tahun tentu menjadi modal berharga bagi Archie untuk menghadapi seri-seri balap berikutnya. Dengan usia yang masih muda dan kemampuan yang terus berkembang, peluang Archie untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di ajang balap regional maupun nasional terbuka lebar.
Baca Juga : Perang Bintang Pembalap Siap Panaskan Sumatera Grasstrack Championship (SGC) 2026 Round 1
Prestasi ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ponorogo yang terus melahirkan pembalap-pembalap potensial di dunia balap motor. Besar harapannya, Archie Althaf Didan Ramiro dapat terus mempertahankan performa terbaiknya dan mengukir lebih banyak prestasi di berbagai kejuaraan balap motor Indonesia.
Farel Bintang Raih Podium Ketiga Race 1 Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
RODABALAP.COM : Pembalap muda berbakat Farel Bintang kembali menunjukkan performa impresif di ajang Idemitsu BLU CRU Yamaha Sunday Race 2026 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Mengusung tim 23 Racing School, Farel Bintang berhasil mengamankan posisi ketiga pada Race 1 setelah menjalani persaingan yang berlangsung ketat sejak lap awal. Tampil penuh percaya diri, Farel mampu menjaga ritme balap dan memanfaatkan setiap peluang untuk mempertahankan posisinya di barisan depan.
Baca Juga : Farel Bintang Siap Tampil Maksimal di Kejurnas Motorprix Setelah Podium 4 TMRRC 2026

Balapan yang diikuti oleh para pembalap muda terbaik dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menyajikan duel sengit hingga tikungan terakhir. Meski mendapat tekanan dari para rivalnya, Farel tetap tampil tenang dan konsisten sehingga berhasil menyentuh garis finis di urutan ketiga.
Raihan podium ini menjadi hasil yang sangat positif bagi Farel Bintang maupun 23 Racing School. Pencapaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa program pembinaan yang dijalankan tim mampu menghasilkan pembalap muda yang kompetitif di level nasional.
Baca Juga : Aqsal Ilham Juara Kelas Bebek 2 Tak Standar 125 cc, SAE Racing Team Raih Podium Pertama
Podium ketiga pada Race 1 juga menjadi modal berharga bagi Farel untuk menghadapi balapan berikutnya. Dengan kepercayaan diri yang semakin meningkat, pembalap muda ini diharapkan mampu kembali tampil maksimal pada Race 2 dan bersaing memperebutkan hasil yang lebih baik.
MCR 2026: IMI Magetan Benahi Sirkuit Suryo Jelang Seri Pembuka 18-19 Juli
RODABALAP.COM : Persiapan menuju seri pembuka Matapanah Cup Race (MCR) 2026 terus dimatangkan. Menjelang balapan yang akan berlangsung pada 18–19 Juli 2026, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Magetan bersama Matapanah Management mulai melakukan sejumlah pembenahan di kawasan Sirkuit Suryo Magetan.
Perbaikan difokuskan pada kondisi lintasan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pembalap yang akan bertarung pada putaran pembuka musim ini. Salah satu pekerjaan utama adalah meratakan permukaan aspal di tikungan terakhir yang sebelumnya dinilai bergelombang (bumpy).
Baca Juga : MCR 2026 Magetan Siap Digelar 18-19 Juli, Kelas Vespa Resmi Dibuka
“Aspal pada tikungan terakhir diratakan karena bumpy,” ungkap Rudi Ceklek dari Matapanah Management.
Menurut Rudi, pembenahan tersebut merupakan bagian dari komitmen penyelenggara untuk menghadirkan lintasan yang memenuhi standar penyelenggaraan balap sekaligus meminimalkan risiko bagi para peserta. Dengan kondisi trek yang lebih baik, para pembalap diharapkan dapat tampil maksimal dan menyuguhkan persaingan yang kompetitif.
Baca Juga : Pak Ndut Beberkan Racikan Motor Ragazo Kausar di Super Challenge Superprix 2026
Selain meningkatkan kualitas lintasan, berbagai persiapan teknis lainnya juga terus dilakukan agar seluruh fasilitas pendukung di kawasan sirkuit siap digunakan saat hari perlombaan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan IMI Magetan dan Matapanah Management dalam menyukseskan seri pembuka Matapanah Cup Race 2026.
Tim Balap Hud Hud Gym Pekalongan Ukir Prestasi, Ragazzo Kautsar Juara Umum Novice
RODABALAP.COM ; Pembalap muda asal Bojonegoro, Ragazzo Kautsar, sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum Seri kelas Novice pada ajang Superchallenge Superprix 2026 Seri 3 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, 26–27 Juni 2026.
Membela tim Hud Hud Gym Pekalongan di kelas Bebek 2 Tak Standar, Ragazzo tampil konsisten sepanjang rangkaian balapan. Penampilan impresifnya membuat pembalap muda tersebut mampu mengumpulkan poin tertinggi dan berhak menyandang predikat Juara Umum Seri untuk kategori Novice.
Baca Juga : Agus Bledug Bidik Podium di Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali Bersama Hud Hud Gym Pekalongan RT
Keberhasilan Ragazzo tidak lepas dari dukungan penuh tim dan keluarga besar Hud Hud Gym Pekalongan. H. Hasan selaku owner tim bahkan hadir langsung bersama keluarga dari Pekalongan untuk memberikan semangat kepada pembalap andalannya selama berlangsungnya seri ketiga Superchallenge Superprix 2026.
Rasa syukur pun diungkapkan H. Hasan setelah Ragazzo berhasil mengamankan gelar juara umum. “Alhamdulillah, berhasil meraih gelar Juara Umum Novice. Mudah-mudahan di Seri 4 Ragazzo Kautsar tetap konsisten,” ujar H. Hasan.
Baca Juga : AMRF Kembali Eksis di Super Challenge Superprix Putaran 3 Malang
Menurutnya, hasil yang diraih di Seri 3 menjadi buah dari kerja keras pembalap, mekanik, dan seluruh kru tim yang telah mempersiapkan motor dengan maksimal menghadapi persaingan ketat di lintasan Stadion Kanjuruhan.
Gelar Juara Umum Novice ini sekaligus menjadi motivasi bagi Ragazzo Kautsar untuk mempertahankan performanya pada putaran berikutnya. Dengan modal kepercayaan diri yang tinggi, pembalap asal Bojonegoro tersebut diharapkan mampu kembali bersaing di barisan depan dan menambah koleksi prestasi di ajang Superchallenge Superprix 2026.
Agus Bledug Bidik Podium di Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali Bersama Hud Hud Gym Pekalongan RT
RODABALAP.COM ; Persaingan sengit tersaji pada gelaran Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali, dimana pembalap senior Agus Bledug menunjukkan performa impresif di babak penyisihan. Pembalap yang dikenal sarat pengalaman tersebut berhasil mengamankan posisi ketiga di dua kelas bergengsi sekaligus, yakni Bebek 2 Tak 125cc Standar Ex Rider dan Bebek 2 Tak 116cc Standar Ex Rider.
Hasil positif di sesi kualifikasi tersebut menjadi modal penting bagi Agus Bledug untuk melangkah lebih percaya diri menuju babak final. Target podium pun menjadi incaran utama pembalap andalan Hud Hud Gym Pekalongan Racing Team itu di seri kedua musim ini.
Baca Juga : Dari Dunia Fitness ke Sirkuit, Hud Hud GYM Pekalongan Siap Berburu Podium
Menghadapi karakter Sirkuit Boyolali yang terkenal memiliki kombinasi kebutuhan tenaga putaran bawah dan atas, Agus Bledug ternyata tidak meminta setting motor khusus. Tim tetap mempertahankan racikan mesin yang sebelumnya telah terbukti kompetitif.
“Spek motor yang digunakan Agus Bledug sama dengan spek motor Ragoza. Maunya putaran atas dan bawah yang kuat,” ungkap Ari.
Keputusan mempertahankan setup tersebut dinilai sangat tepat. Karakter Boyolali memang membutuhkan motor yang responsif saat keluar tikungan namun tetap bertenaga di trek lurus, sehingga keseimbangan performa mesin menjadi kunci utama.
Baca Juga : Genta Auto & Sport Siapkan Kelas Baru untuk Pendatang Baru di Kejurnas 2026
Tak hanya Agus Bledug, Hud Hud Gym Pekalongan Racing Team juga menurunkan talenta muda mereka, Ragazzo Kautsar asal Bojonegoro, yang tampil di kategori novice pada ajang Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali. Kombinasi pembalap senior dan junior ini menunjukkan keseriusan tim asal Pekalongan tersebut dalam memburu hasil maksimal di Boyolali.
Dengan bekal performa apik di babak penyisihan, peluang Agus Bledug untuk meraih podium terbuka lebar. Kini publik menantikan aksinya di race utama, apakah sang senior mampu menuntaskan perjuangannya dengan naik podium di Superchallenge Superprix seri 2 Boyolali.
Dari Dunia Fitness ke Sirkuit, Hud Hud GYM Pekalongan Siap Berburu Podium
RODABALAP.COM ; Dunia balap motor kembali kedatangan amunisi baru yang siap mengguncang persaingan musim 2026. Datang dari Kota Pekalongan, Hud Hud GYM Fitness Pekalongan resmi mencatatkan debut perdananya di ajang Java Race Championship 2026 Round 1 yang digelar di Semarang.
Meski berstatus sebagai tim pendatang baru, Hud Hud GYM Fitness Pekalongan tidak tampil setengah hati. Mereka langsung turun di kelas Ex Rider—kelas yang dikenal sarat pengalaman dan strategi—dengan mempercayakan tunggangan kepada pembalap sarat jam terbang, Agus Bledug.
Baca Juga ; Kajen, Kabupaten Pekalongan: Magnet Utama bagi Komunitas Dragbike dengan “Ahmad Luthfi Battle Java Dragbike”
Owner tim, H. Hasan, menegaskan bahwa langkah mereka bukan sekadar meramaikan ajang, melainkan bagian dari visi jangka panjang untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
“Untuk saat ini kami menggunakan jasa Agus Bledug. Ke depan, kami sudah merencanakan untuk turun di kelas expert dan novice. Selain mengikuti full series Java Race Championship 2026, kami juga akan tampil di ajang Superprix dan Manahadap,” ungkap H. Hasan.
Menariknya, Hud Hud GYM Fitness Pekalongan bukan hanya sekadar tim balap. Mereka merupakan representasi dari lini usaha yang bergerak di bidang fitness, batik, hingga transformasi. Kombinasi antara dunia bisnis dan motorsport ini menjadi warna tersendiri, sekaligus menunjukkan bahwa balap motor kini semakin dilirik sebagai platform strategis untuk branding dan ekspansi usaha.
Baca Juga ; Zeus Racing Raih Podium di Final YCR 2024: “Pekalongan ora Sepele,” By Jeffrey
Debut di Semarang menjadi langkah awal yang penting. Dengan perencanaan matang, dukungan sumber daya, serta semangat kompetitif yang tinggi, Hud Hud GYM Fitness Pekalongan berpotensi menjadi salah satu kekuatan baru yang patut diperhitungkan di kancah balap.
Kini, perhatian publik tertuju pada kiprah mereka selanjutnya. Mampukah tim asal Pekalongan ini menembus dominasi tim-tim besar dan mencetak prestasi di musim perdananya? Waktu yang akan menjawab, namun satu hal yang pasti—Hud Hud GYM Fitness Pekalongan datang bukan untuk sekadar ikut, tetapi untuk bersaing.

