RODABALAP.COM ; Dalam hitungan jam, babak final LFN HP969 Road Race Championship 2024 akan segera dimulai di Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Kompetisi bergengsi ini menjadi ajang penentuan siapa yang akan meraih gelar juara umum dengan hadiah yang fantastis.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, ada sebuah kisah inspiratif yang patut untuk dicermati yakni kembalinya M. Rovic ke lintasan balap setelah absen pada beberapa seri sebelumnya dikarenakan engine trouble.
Baca Juga : Kejurkab Boyolali 2024: Aksi Balap Penuh Gairah YR2 Stroke di Boyolali

Yudistira Rachman, pemilik YR2 Stroke Recovery.
Rovic, pembalap veteran yang tergabung dalam YR King Garet Meirah Royal Racing Team Karanganyar, akan kembali menunjukkan bahwa semangat balap motor tidak mengenal usia. Meskipun usianya sudah tidak muda lagi, Rovic menolak untuk dianggap tua dan memutuskan untuk kembali berkompetisi dalam ajang balap yang sangat menuntut ketahanan fisik dan mental.
Hal ini tentu menjadi sorotan tersendiri, karena banyak orang yang meragukan kemampuan pembalap yang lebih senior di dunia balap motor. Pada seri perdana LFN HP969 2024, M. Rovic sempat mengalami masalah teknis yang menghalangi langkahnya untuk melanjutkan perlombaan.
Baca Juga : Duel Seru di Klaten: Tim Karanganyar Siapkan Pembalap Unggulan untuk Piala Kapiten
Namun, meskipun mengalami kendala tersebut, tekadnya untuk kembali tampil lebih baik di babak final tak pernah surut. Kini, dengan semangat juang yang tak terbendung, Rovic siap berlaga di kelas Bebek 2 Tak 116cc Standart dan Bebek 2 Tak 125cc Standart Ex Rider.
Kembalinya M. Rovic tak lepas dari dukungan penuh tim dan filosofi yang diusung oleh Yudistira Rachman, pemilik YR2 Stroke Recovery. Yudistira memiliki pandangan filosofi yang dalam mengenai dunia balap motor. Baginya, balap bukan hanya soal kemenangan semata, tetapi juga tentang menikmati setiap momen di lintasan.
“Bagaimana pun hasilnya, kemenangan itu dianggap sebagai sebuah bonus,” ujar Yudistira.
Filosofi tersebut diterapkan dalam tim YR King Garet Meirah Royal Racing Team Karanganyar, yang kali ini hanya menurunkan satu pembalap, yaitu M. Rovic. Meskipun hanya ada satu wakil, semangat dan tujuan tim lebih besar dari sekadar mengejar podium.
“Kita hanya menurunkan satu pembalap saja, yaitu M. Rovic yang akan berlaga di kelas bebek 2 tak 116cc standart dan bebek 2 tak 125cc standart ex rider. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” ungkap Yudistira.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa bagi tim YR King Garet Meirah, balap bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi tentang menghargai proses, menikmati perjalanan, dan menjalin kebersamaan di setiap putaran.
Bagaimanapun hasilnya, proses, semangat, dan kebersamaan adalah yang terpenting. Selamat berlaga, M. Rovic, dan semoga semua berjalan lancar!

