RODABALAP.COM ; Pembalap muda asal Kabupaten Sragen, Benaya Farel, kembali menunjukkan bakat luar biasanya di dunia balap motor. Setelah sukses menaklukkan sirkuit non permanen alun-alun Kajen, kini giliran sirkuit permanen Boyolali yang berhasil dijadikan tempat meraih kemenangan di ajang Kejuaraan Nasional Motorprix Regional B, akhir pekan lalu.
Di ajang bergengsi ini, Benaya yang menggunakan nomor star 220 berhasil menyelesaikan balapan dengan waktu terbaik 57,290 detik pada kelas Bebek 2 Tak Standart 116 cc Lokal Jateng. Kemenangan ini semakin istimewa, mengingat ia mampu menandingi para pembalap lainnya dengan performa yang memukau.

Rudi Febrianto atau Salechong
Baca Juga : F1ZR Sahaja Motor SRC Reborn Tampil Menggila, Rebut Podium di Casytha Manahadap Road Race 2025
Tentu saja, keberhasilan ini tak lepas dari sentuhan tangan dingin dari Salechong, sang owner SRC Reborn sekaligus mekanik yang selama ini mendampingi Benaya dalam setiap ajang balapan. Menurut Salechong, motor yang digunakan Benaya kali ini mengalami perubahan signifikan pada setingan kompresi yang lebih optimal. “Untuk event kali ini ada perbedaan pada setingan motor. Kompresi dibikin bulat pada angka 10,5,” ujar Salechong menjelaskan.
Setingan kompresi yang lebih tinggi ini terbukti memberikan dampak positif pada performa motor, terutama di sirkuit permanen Boyolali yang memiliki karakteristik berbeda dengan sirkuit non permanen. Dengan kecepatan tinggi dan kestabilan motor yang terjaga, Benaya mampu mempertahankan posisi terdepan hingga garis finis.
Baca Juga : Menatap MCR 2025: Tim SRC Reborn Pacitan Bersiap Raih Juara
“Saya sangat senang dengan hasil kali ini. Semua kerja keras dan persiapan yang dilakukan bersama tim, terutama dengan Salechong sebagai mekanik, membuahkan hasil yang memuaskan. Saya akan terus berusaha untuk memperbaiki performa dan menargetkan hasil lebih baik lagi di event-event selanjutnya,” ujar Benaya dengan penuh semangat.




