RODABALAP.COM ; Gebrakan baru ditunjukkan UNDHA AUB Feat Malindo Racing Team pada gelaran Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026 Seri 2, yang berlangsung di Sirkuit Gokart Boyolali, Jawa Tengah, pada 10–11 Oktober 2026.
Tim ini kini memiliki jagoan baru di kelas Bebek 2 Tak Standar 125 cc. Menariknya, motor hasil racikan duet mekanik Apri dan Ardan tersebut langsung tampil kompetitif dengan membukukan double winner di dua kelas berbeda.
Baca Juga : UNDHA AUB Feat Malindo Siap Buru Kemenangan di YCR 2026 Boyolali
Kemenangan diraih pada kelas Bebek 2T STD 125 Up 70 kg dan Exrider 125 cc Standar. Hasil positif tersebut tidak lepas dari kepiawaian Topan Akbar dan M. Rovic yang dipercaya sebagai joki untuk memaksimalkan performa motor bermesin 125 cc dua langkah tersebut.
Performa motor Bebek 2T STD 125 racikan Apri dan Ardan tentu mengundang rasa penasaran. Apa rahasia di balik performanya hingga mampu meraih dua kemenangan sekaligus?
Ardan mengungkapkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang menjadi perhatian dalam racikan motor tersebut, yakni setelan gir, knalpot, dan karburator.
‘’Ada tiga faktor yang menjadi kunci kemenangan, yakni seting gir, knalpot, dan karbu. Untuk gir depan menggunakan ukuran 13 dan belakang 45,” buka Ardan.
Baca Juga : Faruk Samsudin Bawa Malindo AUB Raih Podium Pertama Bebek 2 Tak Standart Cornering Sunmori
Kombinasi gir depan 13 dan belakang 45 menjadi bagian dari setelan transmisi yang diterapkan untuk menyesuaikan karakter motor dengan kebutuhan balapan.
Selain rasio gir, sektor pembuangan gas juga mendapatkan perhatian khusus. Apri dan Ardan mempercayakan komponen tersebut kepada produk lokal Boyolali, yaitu Jet’s Muffler.
Penggunaan knalpot ini menjadi salah satu bagian penting dalam racikan motor dua tak yang sukses mencuri perhatian di ajang Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2026 Seri 2.
Beralih ke sektor pengabutan bahan bakar, Apri menjelaskan bahwa motor tersebut masih menggunakan karburator standar sesuai regulasi kelas yang diikuti.
‘’Kalau untuk karbu menggunakan standar, sesuai dengan kelas yang diikuti, dengan ukuran pilot jet 40 dan main jet 320,” jelas Apri. Kombinasi pilot jet 40 dan main jet 320 menjadi bagian dari setelan karburator yang diterapkan pada motor tersebut.
Racikan ini memperlihatkan bahwa performa kompetitif tidak selalu harus mengandalkan ubahan ekstrem. Penyesuaian komponen, pemilihan setelan yang tepat, serta kemampuan pembalap dalam memanfaatkan karakter motor menjadi bagian penting dalam persaingan di lintasan.
