Home Balap Motor Bali Queen Racing Team, Fiandra Reja, Firza Angkasa, SIC Ohvale Junior Championship, Sepang International Karting Circuit, pembalap muda Indonesia, balap motor anak, berita balap motor terbaru, Kejurnas MotoPrix Mijen, Ohvale Junior Championship Malaysia

Bali Queen Racing Team, Fiandra Reja, Firza Angkasa, SIC Ohvale Junior Championship, Sepang International Karting Circuit, pembalap muda Indonesia, balap motor anak, berita balap motor terbaru, Kejurnas MotoPrix Mijen, Ohvale Junior Championship Malaysia

by D 14 N
Belajar Regulasi hingga Adaptasi, Debut Sepang Jadi Bekal Berharga Pembalap Muda Bali Queen

RODABALAP.COM ; Dua pembalap muda berbakat binaan Bali Queen Racing Team, Fiandra Reja dan Firza Angkasa, baru saja menyelesaikan pengalaman debut internasional yang berharga. Keduanya turun di ajang SIC Ohvale Junior Championship Round 4 dan 5 yang berlangsung pada 20–21 September 2026 di Sepang International Karting Circuit, Malaysia.

Meskipun baru berlatih di atas motor selama 3 hingga 4 bulan, Fiandra (9 tahun) dan Firza (8 tahun) menunjukkan keberanian besar. Sebelum tampil di Malaysia, keduanya telah mengasah kemampuan melalui berbagai kompetisi nasional seperti Lenka Junior Cup dan MotoMini.

Baca Juga : Fiandra Reja Catat 57,5 Detik di Sepang, Tembus Race Pace Rider Top Malaysia

Menghadapi 16 starter tangguh asal Malaysia, Cina, dan Indonesia, kedua pembalap memang belum berhasil naik podium. Namun, hasil akhir bukanlah tujuan utama.

Belajar Regulasi hingga Adaptasi, Debut Sepang Jadi Bekal Berharga Pembalap Muda Bali Queen

Fiandra Reja Pembalap Muda Bali Queen

Fiandra Reja, berhasil mencatatkan best time 57,5 detik dan finis di posisi ketujuh pada Race 1 Round 5. Menurut Alvin selaku orang tua sekaligus pemilik tim, pace race Fiandra sudah tergolong setara dengan rider top Malaysia.

Firza Angkasa, pengalaman berharga di Sepang menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan jangka panjangnya bersama tim.

Selain persaingan di lintasan, kejuaraan ini memberikan pelajaran teknis yang sangat berharga. Regulasi ketat diterapkan di ajang tersebut, di mana kondisi motor dibuat standar: Pengaturan kopling, suspensi, dan tekanan ban tidak boleh diubah sembarangan. Penggunaan ban mengikuti regulasi yang ketat. Perubahan gear ratio dibatasi hanya melalui opsi menaikkan atau menurunkan sprocket dengan alasan teknis yang logis.

Belajar Regulasi hingga Adaptasi, Debut Sepang Jadi Bekal Berharga Pembalap Muda Bali Queen

Firza Angkasa Pembalap Muda Bali Queen

Pembatasan ini mengajarkan para pembalap muda bahwa performa di lintasan tidak hanya bergantung pada setelan mesin, tetapi juga pada kemampuan memahami karakter tunggangan, menjaga ritme, dan beradaptasi.

“Ini edukasi yang baik, kalau nanti ada kesempatan balap di Valencia bisa mempersiapkan diri dari awal,” ungkap Alvin saat ditemui di Kejurnas MotoPrix Region B (Jawa) di Sirkuit Mijen (27/9).

You may also like

Leave a Comment