RODABALAP.COM ; Persaingan sengit tersaji pada gelaran Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali, dimana pembalap senior Agus Bledug menunjukkan performa impresif di babak penyisihan. Pembalap yang dikenal sarat pengalaman tersebut berhasil mengamankan posisi ketiga di dua kelas bergengsi sekaligus, yakni Bebek 2 Tak 125cc Standar Ex Rider dan Bebek 2 Tak 116cc Standar Ex Rider.
Hasil positif di sesi kualifikasi tersebut menjadi modal penting bagi Agus Bledug untuk melangkah lebih percaya diri menuju babak final. Target podium pun menjadi incaran utama pembalap andalan Hud Hud Gym Pekalongan Racing Team itu di seri kedua musim ini.
Baca Juga : Dari Dunia Fitness ke Sirkuit, Hud Hud GYM Pekalongan Siap Berburu Podium
Menghadapi karakter Sirkuit Boyolali yang terkenal memiliki kombinasi kebutuhan tenaga putaran bawah dan atas, Agus Bledug ternyata tidak meminta setting motor khusus. Tim tetap mempertahankan racikan mesin yang sebelumnya telah terbukti kompetitif.
“Spek motor yang digunakan Agus Bledug sama dengan spek motor Ragoza. Maunya putaran atas dan bawah yang kuat,” ungkap Ari.
Keputusan mempertahankan setup tersebut dinilai sangat tepat. Karakter Boyolali memang membutuhkan motor yang responsif saat keluar tikungan namun tetap bertenaga di trek lurus, sehingga keseimbangan performa mesin menjadi kunci utama.
Baca Juga : Genta Auto & Sport Siapkan Kelas Baru untuk Pendatang Baru di Kejurnas 2026
Tak hanya Agus Bledug, Hud Hud Gym Pekalongan Racing Team juga menurunkan talenta muda mereka, Ragoza, yang tampil di kategori novice pada ajang Superchallenge Superprix Seri 2 Boyolali. Kombinasi pembalap senior dan junior ini menunjukkan keseriusan tim asal Pekalongan tersebut dalam memburu hasil maksimal di Boyolali.
Dengan bekal performa apik di babak penyisihan, peluang Agus Bledug untuk meraih podium terbuka lebar. Kini publik menantikan aksinya di race utama, apakah sang senior mampu menuntaskan perjuangannya dengan naik podium di Superchallenge Superprix seri 2 Boyolali.