RODABALAP.COM ; Fakta tak terbantahkan kalau kelas Bebek 4 Tak Tune Up 130cc Pemula keras. Dibilang begitu karena 13 starter yang ikut ambil bagian di Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023 putaran ke-3 Blora (15-16/6), timen-ya tipis sekali. Atorix Ap dinobatkan sebagai jawara, semantara Benaya Farel mengisi podium ke-2.
Tapi, tahukah kalian motor yang membela tim AMRF VND Koizumi Inara Racing ini, tanpa diseting dahulu oleh pembalap. Begitu datang ke alun-alun Blora itu motor langsung ikut Qualifying Time Trial (QTT), sehari kemudian langsung digeber melintasi sirkuit dengan panjang 800-an meter. Begitu menurut penuturan Bowo pemilik bengkel Patas Jatim.
Hasilnya memang optimal sesuai harapan dan sukses mengangkat gengsi tim. Biar tidak penasaran, yuk, kita simak data dan faktanya!

Jupi AMRF VND Koizumi Inara Racing
Ditemui disela-sela waktu luang, pemilik bengkel yang beralamat di Jl. Maguwoharjo Sleman Yogyakarta, membeberkan fakta dari Jupiter ramuannya itu. Secara basic teknis tak banyak berbeda dengan korekan mekanik lainnya. sebelumnya.
Faktanya, pada babak QTT torehkan waktu 45,647 detik. Sehari kemudian pada race final 45,372 detik. Ini semua bukan suatu kebetulan, apalagi bim salabim abrakadabra aku sulap kamu jadi juara umum.“Karakkter mesinnya lembut dan pembalap saat bermain di RPM rendah bisa push,”buka Bowo.
Karakter power bisa dilacak dari klep in dan ex dengan ukuran 29 mm (in) dan 24 mm (ex) yang nantinya sebagai jalur keluar-masuk gas bakar. “Untuk perbandingan kompresi dimainkan pada angka 12,5. Hitungan yang optimal berdasarkan hasil setting dan riset sendiri,”ungkap Bowo yang mengaplikasi piston FJN diamter 55,25 mm itu.
Power motor disalurkan hingga ke roda dengan hitungan gear box dan final gir yang tepat. Formasi gear boxnya dirinci detail dengan hitungan sebagai berikut gigi 1 (13-34), kecepatan 2 (18-32), porsneling 3 (21-29), dan gigi 4 (22-25) dengan final gir 14-44. D 14 N
