RODABALAP.COM ; Pembalap Ragazo Kausar berhasil mencatatkan hasil membanggakan pada kelas Bebek 4 Tak 130 cc Tune Up Novice dalam gelaran Super Challenge Superprix 2026 putaran Malang yang berlangsung di Sirkuit Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Ajang balap bergengsi yang dikemas oleh Genta Auto & Sport tersebut menjadi panggung bagi para pebalap muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Performa Ragazo di lintasan tidak terlepas dari racikan teknis yang dipersiapkan tim. Pak Ndut, mekanik asal Pati yang menangani motor Yamaha Jupiter Z 5TP, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah perubahan pada sektor transmisi dan mesin guna menyesuaikan karakter Sirkuit Kanjuruhan yang membutuhkan akselerasi halus namun tetap bertenaga.
Pak Ndut (kiri) dan Bp. Marcel (kanan)
Pada sektor rasio transmisi, tim menggunakan kombinasi rasio gigi pertama 13/33, gigi kedua 18/31, gigi ketiga masih standar, serta gigi keempat 21/26. Sementara itu, final gear mengandalkan kombinasi gir depan 13 dan gir belakang 43 untuk menghasilkan akselerasi yang optimal.
Selain transmisi, penyetelan mesin juga menjadi perhatian utama. Kompresi mesin disetel pada angka 14,6:1 dengan dukungan karburator PWK 24, pilot jet 45, dan main jet 105. Menurut Pak Ndut, konfigurasi tersebut dipilih agar karakter tenaga motor lebih halus sehingga sesuai dengan gaya balap Ragazo.
Baca Juga : Superchallenge Superprix 2026 Putaran 3 di Kanjuruhan, Tantangan Baru yang Siap Ubah Peta Persaingan
“Dengan karakter Sirkuit Kanjuruhan, Ragazo meminta motor yang memiliki power smooth. Karena itu kompresi kami mainkan di angka 14,6:1 menggunakan karburator PWK 24, pilot jet 45, dan main jet 105,” jelas Pak Ndut.
Di sisi lain, Marcel selaku owner Buana Karya Andalan (BKA) mengungkapkan bahwa tim telah menyiapkan program kompetisi yang lebih serius sepanjang musim 2026. BKA memastikan akan mengikuti seluruh putaran Super Challenge Superprix 2026 bersama Ragazo Kausar sebagai pembalap utama.
“Untuk tahun ini kami akan tampil full series di Super Challenge Superprix 2026 bersama pembalap Ragazo Kausar. Sedangkan untuk event Manahadap, pembalap yang akan diturunkan masih melihat situasi,” ungkap Marcel.
Baca Juga : Usai Raih Double Juara di TMRRC 2026, Umar Bule Siap Hadapi Sengitnya Kejurnas Motorprix
Keikutsertaan secara penuh di musim kompetisi 2026 menjadi bukti keseriusan Buana Karya Andalan (BKA) dalam membangun prestasi di dunia balap motor nasional. Dengan dukungan mekanik berpengalaman, paket motor yang kompetitif, serta performa Ragazo Kausar yang terus berkembang, tim optimistis mampu bersaing memperebutkan hasil terbaik pada setiap putaran Super Challenge Superprix 2026.