RODABALAP.COM ; Bali Queen Racing Team mulai menyusun langkah strategis untuk menghadapi musim balap 2027. Dua pembalap mudanya, Fiandra Reja #12 dan Firza Angkasa #63, dipersiapkan untuk menjalani tahapan pembinaan berikutnya setelah melewati kompetisi musim 2026 dengan catatan hasil yang berbeda.
Bagi tim, perjalanan menuju musim depan bukan sekadar tentang mengejar podium. Lebih dari itu, evaluasi performa, peningkatan kemampuan teknis, konsistensi, serta kematangan mental menjadi bagian penting dalam mempersiapkan pembalap muda agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Baca Juga : Fiandra Reja Catat 57,5 Detik di Sepang, Tembus Race Pace Rider Top Malaysia
Meski kompetisi yang dijalani hanya berlangsung sekitar empat bulan, periode tersebut memberikan gambaran penting mengenai potensi dan aspek yang masih perlu ditingkatkan dari masing-masing pembalap.
Fiandra Reja menjadi salah satu talenta yang menunjukkan potensi menjanjikan sepanjang musim 2026. Pembalap bernomor start #12 tersebut berhasil mengoleksi tiga podium dan menempati posisi keempat klasemen akhir Junior GP-0 160cc dengan raihan 125 poin.
Hasil tersebut menjadi modal positif untuk menghadapi tantangan baru pada musim 2027. Dalam rencana pembinaan berikutnya, Fiandra diproyeksikan naik ke kelas FIM, sebuah langkah yang menuntut kesiapan lebih matang, baik dari sisi teknis maupun mental.
Naik kelas tentu bukan perkara sederhana. Fiandra harus mampu beradaptasi dengan karakter persaingan yang berbeda, meningkatkan konsistensi sepanjang balapan, serta menjaga ketenangan ketika menghadapi tekanan di lintasan.
Kecepatan yang dimiliki perlu diimbangi kemampuan membaca situasi balapan dan mengambil keputusan secara tepat. Karena itu, evaluasi menyeluruh menjadi bagian penting agar proses peningkatan level berjalan sesuai harapan.
Baca Juga : Dua Saudara, Satu Mimpi! Fiandra dan Firza Siap Taklukkan Sepang di MotoMini Malaysia
Tiga podium yang diraih pada musim 2026 membuktikan bahwa Fiandra memiliki bekal kompetitif. Namun, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana mempertahankan performa tersebut ketika menghadapi persaingan yang lebih berat.
Sementara itu, Firza Angkasa #63 diproyeksikan tetap memperkuat fondasi di kategori junior. Pembalap muda ini mengakhiri musim 2026 di posisi keenam klasemen dengan koleksi 86 poin.
Catatan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa pada musim mendatang. Firza masih memiliki ruang untuk berkembang, terutama dalam membangun konsistensi, mempertajam kemampuan balap, dan meningkatkan daya saing menghadapi rival-rivalnya.
Dibandingkan mengejar hasil instan, proses pembinaan secara bertahap menjadi pendekatan penting agar Firza memiliki dasar kemampuan yang kuat sebelum menghadapi tantangan berikutnya.
Road to 2027 kini menjadi momentum bagi Fiandra Reja dan Firza Angkasa untuk berkembang lebih jauh. Bukan hanya mengejar podium, tetapi membangun kualitas sebagai pembalap muda yang semakin matang, konsisten, dan siap menghadapi persaingan pada level yang lebih tinggi.