RODABALAP.COM ; Perjuangan luar biasa ditunjukkan pembalap cilik asal Yogyakarta, Satria Arfanur Putradi alias Spider Kids, pada Grand Final MotoMini Indonesia Series 2026. Tampil di Sirkuit Internasional Sentul Karting, Spider Kids sukses menutup musim kompetisi dengan finis di posisi kedua klasemen akhir sekaligus mendapatkan jatah menuju Valencia, Spanyol.
Perjalanan Spider Kids di babak final berlangsung penuh tantangan. Pada Race 1, pembalap muda ini sempat mengalami crash. Namun, insiden tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia tetap melanjutkan balapan dan berhasil menyentuh garis finis di posisi kelima.
Baca Juga : Satria Arfanur Putradi Raih Podium 2 MP7 Mini Moto Sport 160cc di Final Kejurnas MotoPrix 2026 Mijen
Mental pantang menyerah Spider Kids kembali terlihat pada Race 2. Dengan semangat dan determinasi tinggi, ia mampu bangkit dan tampil kompetitif hingga berhasil merebut juara pertama. Hasil berbeda dari kedua balapan tersebut akhirnya mengantarkan Spider Kids menempati peringkat kedua klasemen akhir MotoMini Indonesia Series 2026. Pencapaian ini sekaligus menjadi modal berharga untuk melangkah ke jenjang kompetisi berikutnya.
“Pada Race 1, Arfan mengalami crash, tetapi masih bisa melanjutkan balapan dan finis di urutan kelima. Sedangkan pada Race 2, dia berhasil finis di urutan pertama. Untuk klasemen akhir, Arfan berada di peringkat kedua dan mendapatkan jatah ke Valencia,” ungkap Adhie, ayah Spider Kids yang selalu memberikan dukungan penuh terhadap perjalanan balap putranya.
Bagi Adhie, pencapaian tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Perjuangan Arfan sepanjang musim hingga mampu menembus posisi dua besar menunjukkan bahwa kerja keras, konsistensi, dan mental bertanding merupakan modal penting bagi pembalap muda untuk terus berkembang.
Baca Juga : Satria Arfanur: Perjalanan Pembalap Cilik Menuju Puncak di JMR 2025
Kesempatan menuju Valencia menjadi kabar menggembirakan bagi Spider Kids. Kota di Spanyol tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi penting dalam dunia balap motor internasional. Kesempatan ini diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga untuk menambah wawasan dan mengembangkan kemampuan balapnya.
Dengan hasil runner-up musim ini, Spider Kids kini memiliki motivasi tambahan untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan berikutnya. Perjuangannya di Sentul menjadi bukti bahwa meski sempat terjatuh, semangat untuk bangkit dapat membawa hasil membanggakan.
Spider Kids bukan sekadar menutup musim dengan podium, tetapi juga membuka peluang baru untuk membawa nama Indonesia ke panggung balap yang lebih luas.