Strategi Kompresi Liar dan Kejutan di Matapanah Cup Race 2023, Spek Novice Juara Expert

RODABALAP.COM ; Sirkuit Gelora Bung Tomo (GBT) dihebohkan dengan penampilan luar biasa Sulung Giwa pada babak final Matapanah Cup Race (MCR) 2023. Mengendarai Yamaha MX King dengan spesifikasi novice, Sulung Giwa tidak hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga mengejutkan.

Dengan kompresi 13:8, disiram dengan bahan bakar Pertamax Plus (PP). Pilihan ini ternyata membawa keberhasilan, dengan Sulung Giwa meraih podium pertama kelas Expert. Meskipun sebagian besar pembalap mungkin memilih motor dengan kompresi yang lebih rendah, Sulung Giwa dan tim Racing memilih pendekatan yang unik untuk mengoptimalkan performa motor sesuai dengan gaya balap pembalapnya.

Baca Juga : Tim Osaka Motor Alpacino Sunco BB Glow Juns 80 Madura: Tomy Salim On Fire Memacu Prestasi Dunia Road Race

Menurut Taufik, kompresi 13:8 dipilih untuk meningkatkan konsumsi pembalap dan mendukung penampilan motor di lintasan MCR. Meskipun spek Novice, strategi ini terbukti sangat efektif, membuktikan bahwa pengalaman dan keahlian Sulung Giwa sebagai pembalap senior menjadi faktor penentu.

Pilihan bahan bakar Pertamax Plus (PP) juga menjadi bagian integral dari strategi tersebut. Dengan kombinasi kompresi yang tinggi dan bahan bakar yang sesuai, Sulung Giwa berhasil menciptakan keunggulan di lintasan, meninggalkan pesaing-pesaingnya jauh di belakang.

Baca Juga : LFN HP 969 Road Race Championship 2023 Purwokerto : Takkan Lari Gunung Dikejar, Optik Bipola ADS Creative Redjo Moncer

Perbandingan dengan avgas yang memiliki oktan tinggi menjadi sorotan lain dalam strategi ini. Meskipun memiliki perbedaan tipis, Sulung Giwa dan timnya berhasil menyesuaikan motor dengan baik, menciptakan keseimbangan yang optimal antara kompresi dan bahan bakar.

Sulung Giwa, yang dikenal dengan karakter “liarnya,” tidak hanya menunjukkan keberanian di lintasan balap, tetapi juga kemampuannya membawa tim Filter SPRT BKJ, MBR Tech Racing, Start Creampie, GDT Racing, mencapai prestasi luar biasa.

Taktik gas tinggi, engine break keras, dan sentakan gas yang taktis menjadi keunikan Sulung Giwa yang seolah-olah cocok dengan karakteristik mengendarai motor balap seperti Ducati Desmosedici.

Related posts

Farel Bintang Raih Podium JRC 2026 Surabaya, Harumkan Nama Karanganyar

Duet Faza Praditya dan Michell Vandiyor Antar Temanggung Raih Emas GTX Porprov Jateng 2026

Inggil Bernarditus Raih Emas Trail Modifikasi 150 cc Pro, Harumkan Nama Sragen di Porprov Jateng 2026