RODABALAP.COM ; Dalam babak Kualifikasi Time Trial (QTT) seri perdana Matapanah Cup Race (MCR) Kanjuruhan, Malang, tim Fed G AMS SS1 yang mengandalkan Yamaha Jupiter 5Tp harus puas menempati posisi ke-15. Meskipun demikian, tim masih yakin potensi yang dimiliki mesin Jupiter 5Tp akan memberikan keuntungan dalam babak final.
Salah satu fakta menarik dari penampilan ini adalah penggunaan mesin baru yang diracik oleh MBKW2 dan dipelihara oleh Ajay MBKW2. Mesin yang diracik ini berhasil mencapai daya sebesar 25hp, sebuah pencapaian yang menjanjikan untuk bersaing di barisan depan.
Baca Juga : Zeus ABRT Racing Team Pekalongan: Menguji Batas Prestasi di Pertamina Enduro RSV Road Race Championship 2023

Pengaturan mesin menjadi fokus utama tim, dengan manajemen klep menjadi salah satu aspek yang sangat diperhatikan. Dengan diameter klep masuk sebesar 29 mm dan keluar 24 mm, tim telah melalui berbagai uji coba untuk menemukan pengaturan yang paling efisien.
Proses ini melibatkan berbagai diameter kepala silinder, kem, dan klep yang telah diuji coba, menunjukkan bahwa pengaturan mesin membutuhkan proses trial and error yang cermat.
Satu aspek lain yang menarik adalah kompresi mesin yang cukup tinggi, mencapai 13, dengan menggunakan bahan bakar Pertamax Turbo. Meskipun telah dicoba untuk menurunkan kompresi, hasilnya malah menahan daya mesin. Ini menunjukkan bahwa kompresi yang tinggi memberikan keuntungan yang signifikan pada putaran bawah.
Meskipun hasil kualifikasi belum sesuai harapan, tim tetap optimis akan performa mesin Jupiter 5Tp dalam babak final. Dengan potensi yang dimiliki mesin dan pengalaman yang didapat dari proses kualifikasi, tim berharap dapat memberikan penampilan terbaik mereka.
Dengan demikian, meskipun terjadi tantangan dalam pengaturan mesin, harapan untuk berhasil di babak final tetap terbuka lebar bagi tim Fed G AMS SS1.








