RODABALAP.COM ; Keseriusan IMI DKI Jakarta dalam mempersiapkan atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional semakin terlihat nyata. Hal itu dibuktikan dengan hadirnya dua tokoh penting IMI DKI Jakarta, H. Supriyono dan Widia Wibowo, yang turun langsung memantau perkembangan para atlet grasstrack saat gelaran Kejurnas Motocross Seri 2 2026 di Sirkuit Kelana Sakti, pada 16-17 Mei 2026.
Kehadiran keduanya di paddock dan area lintasan bukan sekadar untuk menyaksikan jalannya kompetisi nasional, melainkan sebagai bagian dari agenda evaluasi dan pemantauan terhadap para rider potensial yang diproyeksikan memperkuat kontingen DKI Jakarta di cabang grasstrack pada PON mendatang.
Baca Juga : Pikoli Oil All Out! Dukung Tim Racing Dunia dan Nasional di JRC 2026
Untuk kelas open, IMI DKI Jakarta telah menyiapkan dua nama andalan, yakni M. Zidan dan Aldo Bilkis. Keduanya dinilai memiliki pengalaman dan kapasitas untuk bersaing di level tertinggi. Sementara di kategori novice, tiga rider muda berbakat yaitu Jatnoko, Ivan Fauzi, dan Ramdan Alnadif dipersiapkan sebagai generasi penerus yang diharapkan mampu memberikan kontribusi besar.
Menurut H. Supriyono dan Widia Wibowo, proses pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Pemantauan langsung di event nasional seperti Kejurnas Motocross menjadi bagian penting dalam melihat kesiapan mental, teknik, hingga konsistensi performa para atlet saat bertanding.
Optimisme pun terus digaungkan oleh jajaran IMI DKI Jakarta. Dengan program latihan yang terarah, evaluasi berkala, serta dukungan penuh dari pengurus, DKI Jakarta menargetkan raihan empat medali emas di cabang grasstrack pada PON mendatang.
Target ambisius tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa DKI Jakarta tidak ingin sekadar menjadi peserta, tetapi hadir sebagai salah satu kekuatan utama yang siap mendominasi cabang grasstrack di pentas olahraga nasional.