Home MotoGP Pedro Acosta: Penerus Valentino Rossi dalam Siklus 10 Tahunan MotoGP

Pedro Acosta: Penerus Valentino Rossi dalam Siklus 10 Tahunan MotoGP

1549
Pedro Acosta Penerus Valentino Rossi dalam Siklus 10 Tahunan MotoGP

RODABALAP.COM ; Pada MotoGP tahun 2023, Pedro Acosta berhasil meraih gelar juara dunia kelas Moto2, dan kabar gembira pun datang untuk para penggemarnya. Pedro Acosta dipastikan akan menjadi pembalap debutan di MotoGP pada tahun 2024.

Tidak hanya itu, Acosta juga dinyatakan sebagai Rookie of The Year MotoGP 2024, meskipun musim balap tersebut belum berakhir. Keberhasilan ini menempatkan namanya sejajar dengan legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Baca Juga : Road Race Kapolres Tegal Championship 2023 : Hadiah Motor, Aspal On Progres, Ada Tim Bangun Dari Tidur Panjang

Satu fakta menarik yang muncul adalah keyakinan dalam jagat MotoGP bahwa setiap dekade, seorang pembalap berbakat akan muncul di kelas premier. Tanda-tandanya, pembalap tersebut telah meraih gelar juara dunia di dua kelas yang berbeda sebelum naik ke kelas premier.

Valentino Rossi dianggap sebagai bakat besar yang akan menjadi juara dunia di masa depan, dan debutnya di kelas premier, yakni GP 500 2-Tak, terjadi pada tahun 2000.

Siklus 10 tahunan ini terlihat berlanjut dengan Marc Marquez ketika ia melakukan debut di MotoGP pada tahun 2013. Marquez pun meraih gelar Rookie of The Year MotoGP 2013 setelah sebelumnya menjadi juara dunia di GP 125 pada tahun 2010 dan Moto2 pada tahun 2012.

Baca Juga : Inovasi Terbaru KTM Fairing ‘Zebra’ dan Peningkatan Elektronik untuk Mendepak Rival di MotoGP

Kini, hal  tersebut sepertinya berulang kembali dengan Pedro Acosta, yang melakukan debut di kelas premier MotoGP pada tahun 2024. Acosta membawa modal dua gelar juara dunia Moto3, yang diraih pada tahun 2021 dan 2023.

Keterkaitan Acosta dengan Rossi juga terlihat dari fakta bahwa keduanya tidak langsung bergabung dengan tim pabrikan saat debut di kelas premier. Rossi memulai debutnya di GP 500 pada tahun 2000 bersama tim Nastro Azzuro Honda, yang merupakan tim satelit Honda.

Perbandingan antara Rossi dan Acosta mungkin juga didasarkan pada harapan akan bakat mereka dan potensi untuk menjadi juara di MotoGP.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun ada pola sejarah dan perbandingan menarik, perjalanan setiap pembalap adalah unik, dan kesuksesan di MotoGP dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk bakat, dinamika tim, dan adaptasi di kelas premier.

Hanya waktu yang akan menentukan sejauh mana dia dapat mencapai tingkat kesuksesan seperti Valentino Rossi.

Previous articleSerunya Final MCR 2023: Persaingan Ketat di GBT Surabaya
Next articlePembelajaran Pedro Acosta: Keceriaan dan Kecelakaan Valencia
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.