rodabalap.com
  • HOME
  • Balap Motor
    • Motocross
    • Off Road
    • Drag Bike
    • Road Race
    • Hasil Lomba
  • INFO BALAP
    • Mobil
    • Drag Bike
    • Road Race
    • Off Road
  • MotoGP
  • MXGP News
  • Modifikasi
    • Road Race
    • Drag Bike
    • Off Road
  • MOTOR
  • More
    • Produk Racing
  • Contact
Balap Motor

Yamaha PG-1: Petualangan Compact – Desain Ramping, Stang Lebar, dan Ban Blok Lebar untuk Pengalaman Berkendara Optimal

by D 14 N 30 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Yamaha PG-1 muncul sebagai pilihan menarik yang siap menghadirkan petualangan dalam kemasan yang tetap ringkas. Dianggap sebagai pesaing Honda CT 125, Yamaha PG-1 memadukan gaya petualangan dengan desain yang ramping, membuka pintu untuk pengalaman berkendara serba guna.

Desain Ramping dan Kompak

Yamaha PG-1 memikat dengan desain yang sangat ramping dan rangka kendaraan yang kompak. Kombinasi ini memungkinkan pengendara untuk menjelajahi berbagai jenis jalanan tanpa kendala. Gaya petualangan compact yang diusungnya membuatnya menjadi pilihan yang sesuai untuk kehidupan perkotaan yang dinamis.

Baca Juga : LFN HP 969 Road Race Championship 2023 : Andalkan Mekanik Lokal, Mulia Jaya RT Podium Ke-2 Super Pro

Stang Lebar untuk Kelincahan

Dilengkapi dengan stang yang lebar, Yamaha PG-1 menawarkan kelincahan dalam setiap manuver. Stang yang lebar tidak hanya menambah aspek estetika, tetapi juga memberikan pengendara kendali optimal di setiap kondisi berkendara. Hal ini menjadikan Yamaha PG-1 sesuai dengan beragam gaya berkendara, mulai dari perjalanan harian hingga petualangan ekspedisi jauh.

Ban Lebar untuk Stabilitas Optimal

Salah satu fitur unggulan Yamaha PG-1 adalah penggunaan ban lebar berpola blok. Ban ini tidak hanya memberikan daya cengkeram yang kuat di jalanan mulus, tetapi juga menjaga stabilitas kendaraan saat dihadapkan pada medan kasar. Dengan ukuran ban 90/100 – 16 di kedua roda, Yamaha PG-1 menjanjikan performa dan kenyamanan optimal bagi pengendara.

Kendaraan Serba Guna untuk Berbagai Petualangan

Yamaha PG-1 bukan sekadar kendaraan roda dua, melainkan kendaraan serba guna yang siap menghadapi berbagai petualangan. Dari jalanan perkotaan hingga lintasan off-road yang menantang, Yamaha PG-1 menawarkan kombinasi desain yang ramping, stang yang lebar, dan ban yang stabil, menciptakan pengalaman berkendara yang tak terlupakan.

30 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
motor baru

Yamaha PG-1: Menantang Status Quo Tren Motor Bebek Eksotis dengan Honda CC110

by D 14 N 30 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Tren motor bebek eksotis kini juga dirasakan oleh Yamaha, pabrikan motor yang dikenal dengan logo garpu tala ikoniknya. Yamaha baru-baru ini merilis Yamaha PG-1 di Thailand, sebuah motor bebek petualang yang langsung membuka pemesanan sejak 26 November 2023.

Kejutan ini semakin mencolok dengan rencana pengumuman harga Yamaha PG-1 yang dijadwalkan pada Thailand Motor Expo 2023, yang akan dibuka pada Rabu (29/11/2023).

Kehadiran Yamaha PG-1 di pasar Thailand menjadi perhatian, terutama karena motor ini nampaknya akan bersaing dengan Honda CT125 yang sudah beredar di Indonesia. Meskipun demikian, ada beberapa faktor yang membuat Yamaha PG-1 seolah tidak langsung beradu batok kepala dengan Honda CT125.

Baca Juga : LFN HP 969 Road Race Championship 2023 Purwokerto : Tim Osaka Motor Alpacino Jun’s 80 Madura Turunkan Dua Pemula, Kemana Tomy Salim…!!!

Menurut laporan dari Rideapart, Yamaha PG-1 sebenarnya lebih cocok dibandingkan dengan Honda CC110. Meski kedua motor ini berasal dari segmen yang sedikit berbeda, Honda CC110 dianggap sebagai pesaing yang layak untuk Yamaha PG-1, baik dari segi mesin, harga, fitur kelengkapan, maupun desain.

Perbandingan Yamaha PG-1 dan Honda CC110:

  1. Segmen Mesin: Meskipun Yamaha PG-1 awalnya dianggap sebagai pesaing Honda CT125, faktanya motor ini lebih sejalan dengan Honda CC110 dari segi mesin. Perbandingan performa dan efisiensi bahan bakar dapat menjadi fokus dalam memilih di antara keduanya.
  2. Harga Bersaing: Saat harga Yamaha PG-1 diumumkan di Thailand Motor Expo 2023, akan menjadi penentu signifikan dalam persaingannya dengan Honda CC110. Harga yang bersaing akan menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
  3. Fitur Kelengkapan: Yamaha PG-1 dan Honda CC110 kemungkinan akan bersaing dalam hal fitur dan kelengkapan. Penggunaan teknologi dan fitur modern dapat menjadi faktor penentu dalam memilih motor bebek eksotis.
  4. Desain Menarik: Desain Yamaha PG-1 yang menarik dan unik dapat menjadi poin plus dalam bersaing dengan Honda CC110. Preferensi terhadap tampilan motor bisa menjadi faktor kunci dalam keputusan pembelian.
30 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
motor baru

Yamaha PG-1: Meluncurkan Petualangan di Jalur Off-Road

by D 14 N 30 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Yamaha Thailand baru-baru ini menggebrak pasar dengan merilis motor trail underbone terbaru, Yamaha PG-1, yang dengan cepat menarik perbandingan dengan Honda CT-125. Yamaha PG-1 tidak hanya menawarkan performa yang tangguh di medan off-road, tetapi juga mengusung konsep berkendara yang menghubungkan gaya hidup dengan kebebasan di alam terbuka.

Motor ini memiliki akar sejarah yang kuat, dimulai dari pasar Amerika Serikat pada tahun 1962, ketika Yamaha meluncurkan MJ2T Omaha Trail 55. Yamaha PG-1, sebagai evolusi terbaru, tampil dengan desain yang lebih segar dan unik, menjadikannya pilihan menarik bagi para penggemar petualangan.

Baca Juga : Juragan Trail Wonogiri (M. Zaki) Dan Koizumi Racing Factory (Teguh Raharjo) Bertemu Di Kasal Cup JC Supertrack

Salah satu keunggulan Yamaha PG-1 adalah struktur rangkanya yang luar biasa, memberikan kekokohan dan ketangguhan saat melibas medan off-road. Dilengkapi dengan Upright Handle Bar dan setang yang lebar, motor ini memberikan kenyamanan dan kendali yang optimal bagi pengendara yang ingin menjajal tantangan di jalur tanah.

Fitur Utama Yamaha PG-1:

  1. Desain Segar dan Unik: Yamaha PG-1 mengusung desain yang segar dan unik, membedakannya dari motor-motor trail underbone lainnya di pasaran.
  2. Performa Off-Road Tangguh: Dengan fokus pada petualangan di jalur off-road, Yamaha PG-1 menawarkan performa tangguh untuk menaklukkan medan berat.
  3. Struktur Rangka Kuat: Struktur rangka motor ini didesain untuk memberikan kekuatan ekstra, menjadikannya siap menghadapi tantangan di setiap petualangan.
  4. Upright Handle Bar dan Setang Lebar: Untuk kenyamanan dan kendali optimal, Yamaha PG-1 dilengkapi dengan Upright Handle Bar dan setang yang lebar.
30 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
motor baru

Harga Yamaha PG-1 dan Prediksi Persaingan dengan Honda CT125

by D 14 N 30 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Harga Yamaha PG-1 menjadi fokus perhatian, terutama karena posisinya sebagai pesaing utama Honda CT125. Meski banyak prediksi yang mengindikasikan bahwa motor bebek bergaya adventure ini akan dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan CT125.

Secara resmi meluncur di Thailand pada 27 November 2023 dengan status sebagai motor petualang dual purpose. Pada peluncurannya, media lokal Thailand telah berspekulasi tentang harga Yamaha PG-1, dan diperkirakan motor ini akan dibanderol sekitar 85.000 Baht atau sekitar Rp 38 jutaan.

Baca Juga :  Zontes 501G: Pesaing Berat Yamaha Xmax 300 dalam Era Maxi Scooter

Prediksi harga yang lebih rendah ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen yang mencari motor adventure dengan budget yang lebih terjangkau.

Meskipun telah diperkenalkan di Thailand dan dapat dipesan, harga resmi on-the-road (OTR) belum diumumkan. Ini meninggalkan banyak penggemar dan calon pembeli dalam antisipasi untuk mengetahui berapa biaya yang harus mereka siapkan untuk memiliki motor ini di garasi mereka.

Memang menarik perhatian dengan penampilannya yang khas dan berbeda dari motor bebek pada umumnya. Desain yang unik ini dipadukan dengan spesifikasi mesin yang diklaim irit bahan bakar, menambah daya tarik motor ini di mata konsumen yang mengutamakan efisiensi.

Baca Juga : Java Grand Prix (JGP) Hebohkan Slawi: Edrin Ahza Hartge Bersiap Berlaga

Sementara Yamaha PG-1 memiliki kesamaan penampilan dengan Honda CT125, perbedaan signifikan terletak pada detail-detail tertentu. Salah satunya adalah penempatan model knalpot, dimana Yamaha PG-1 menggunakan knalpot model bawah, sedangkan Honda CT125 menggunakan model knalpot atas. Perbedaan ini menambah nuansa unik pada masing-masing motor, memberikan opsi yang beragam bagi para penggemar motor bebek bergaya adventure.

30 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
motor baru

Yamaha PG-1: Bebek Adventure dengan Konsep Menarik

by D 14 N 30 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Di antara antusiasme pecinta otomotif di Indonesia, kehadiran Yamaha PG-1 sangat dinantikan. Motor ini membawa konsep bebek adventure yang menarik, mirip dengan saingannya, Honda CT125. Namun, Yamaha PG-1 menonjolkan diri dengan mesin lebih kompak, yakni 110 cc, yang mengingatkan pada kehandalan mesin Vega Force.

Yamaha PG-1 memikat dengan desain bebek adventure yang khas. Meskipun konsepnya serupa dengan Honda CT125, Yamaha PG-1 tetap memiliki identitasnya sendiri. Desain yang sporty dan lincah diharapkan dapat menarik perhatian pecinta motor di tanah air.

Baca Juga : MX King Mulia Jaya RT Mesinnya Pas Turun Balap, Mekaniknya Kucir

Salah satu keunggulan Yamaha PG-1 adalah pendekatannya yang sederhana namun efektif dalam teknologi dan fitur. Hal ini tidak hanya membuatnya lebih terjangkau secara harga, tetapi juga memudahkan para pengendara untuk memahami dan mengoperasikan motor ini.

Di tengah tren perkembangan teknologi di dunia otomotif, Yamaha PG-1 menawarkan alternatif yang lebih terjangkau. Dengan spesifikasi yang mengesankan. Pelek 16 inci memberikan tampilan yang sporty dan stabil saat berkendara.

Baca Juga : Yamaha Cup Race Boyolali : Aqiela Motor Sport ABRT20 Bintangnya 2 Tak, Tiada Lawan

Sistem pengereman cakram depan dan tromol di belakang menambahkan keamanan dan kontrol yang diperlukan. Mesin 110 cc menghasilkan tenaga sebesar 9,06 dk pada 6.250 rpm, dengan torsi 10,8 Nm pada 4.750 rpm. Transmisi semi otomatis 4-percepatan memberikan keseimbangan antara kelincahan dan kinerja bertenaga.

30 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Balap MotorRoad Race

Bebek 2 Tak 116cc Tune Up Underbone: Pesatnya Inovasi dan Tantangan di lintasan Road Race (Jole Power)

by D 14 N 29 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Tren kompetisi bebek 2 tak 116cc tune up underbone semakin melambung tinggi, menciptakan sorotan tersendiri dalam dunia balap motor. Meskipun sudah dihuni oleh jawara-jawara berpengalaman, kelas ini terus mengalami pertumbuhan pesat, terutama dalam hal inovasi yang terus berkembang yang dihadirkan oleh para tunernya.

Salah satu pionir inovasi terkemuka, Macam Jole Power Wonogiri, membuat gebrakan dengan memperkenalkan bebek setengah angsa yang dilengkapi dengan korekan terbaru. Aksi mereka menjadi pusat perhatian di sirkuit non-permanen alun-alun Karanganyar, di mana babak pamungkas Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023 berlangsung.

Baca Juga : Kejurprov Jateng : Putaran Mesin Dinamis SRT NTT Podium 2 Dan 4

Namun, keceriaan dan ketegangan balapan final turut disertai dengan kejadian tak terduga yang melibatkan pembalap berbakat, Danang K Utomo, yang mengenakan nomor start 111. Meskipun berhasil memimpin di barisan depan, nasib baik tidak berpihak pada Danang K Utomo.Bebek 2 Tak 116cc Tune Up Underbone Pesatnya Inovasi dan Tantangan di lintasan Road Race (Jole Power)

‘’Kalau Danang sendiri mintanya power tengah dan atas jalan, bawahnya smooth. Mudah-mudahan event selanjutnya bisa mendapat hasil yang maksimal,’’terang Jole yang memiliki bengkel di Jl. Kutilang No 25 Kaloran Wonogiri.

Yup. pada titik krusial balapan, pembalap berbakat ini terpaksa mendorong motornya menuju paddock. Trouble engine menjadi penyebab insiden yang sangat disayangkan ini, menunjukkan sejauh mana tekanan dan ketidakpastian dapat memengaruhi jalannya balapan.

Baca Juga : Kejurprov Jateng : Cara Rimo Anggota DPRD Wonogiri Salurkan Hobi

Dalam kompetisi yang semakin marak ini, setiap detik di lintasan menjadi penentu. Inovasi terbaru dari Macam Jole Power Wonogiri dan insiden yang menimpa Danang K Utomo mencerminkan ketegangan dan dinamika yang menyertai para peserta dan penggemar.

Pesaing harus selalu up to date dengan teknologi dan perawatan motor yang terus berkembang. Sebuah pengingat bahwa kelengahan bahkan sekecil apa pun dapat berujung pada terlibasnya dari persaingan yang semakin ketat.

29 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Balap MotorRoad Race

Kejutan Tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing : Raih Triple Podium di Kejurprov Jateng

by D 14 N 29 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Dalam ajang balap motor Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023 yang berlangsung pada tanggal 25-26 November, tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing berhasil menunjukkan kehebatan mereka sebagai tuan rumah dengan meraih podium di babak final.

Prestasi ini bukan hanya sekadar prestasi biasa, melainkan sebuah pencapaian gemilang mengingat ketatnya persaingan di antara para pria dewasa penghobi balap.

Baca Juga : Road Race Jatim : Sebelum Ke MCR Jajal Dulu Pacuannya Di M2SR Trenggalek

Pada kelas bebek 2 tak standart 125cc pemula point, tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing berhasil mencapai podium ke-3. Pencapaian ini menandakan keterampilan dan ketangguhan tim, terutama mengingat tingkat persaingan yang tidak main-main.

Tidak hanya itu, dalam kelas bebek 2 tak standart 125cc kares Surakarta, tim ini juga berhasil meraih podium ke-5, menegaskan bahwa mereka mampu bersaing di berbagai jenis lintasan dan kondisi balap.

Baca Juga : SMK Nusa Mandiri Pemalang Cetak Rekor 17 Podium Juara di Pemalang Road Race Championship 2023

Kejutan Tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing   Raih Triple Podium di Kejurprov Jateng

Sorotan khusus juga diberikan kepada Ryan Fahrudin, perwakilan dari Klaten, yang tampil sebagai ujung tombak tim. Fahrudin kembali menyumbangkan prestasi dengan meraih podium di kelas bebek 2 tak standart 116cc kares Surakarta. Ini menambahkan nuansa kejutan dalam kompetisi, mengingat persaingan ketat di kalangan penghobi balap.

‘’Sebenarnya kita sedang mencoba mesin baru. Jadi untuk setingan hanya meraba-raba,’’terang Ari.

Secara umum, prestasi ini dianggap tidak terduga oleh banyak pihak. Meskipun kompetisi diwarnai oleh kehadiran pembalap yang tangguh dalam dunia balap motor, tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing berhasil menunjukkan bahwa mereka adalah kekuatan yang patut diperhitungkan.

Dengan bangga RB, mengucapkan selamat kepada tim Milik Bersama 23 Nabire ARX Racing atas pencapaian luar biasa ini. Semoga kesuksesan ini menjadi landasan untuk pencapaian yang lebih besar di masa depan, dan semoga mereka terus memberikan warna dalam dunia balap motor.

Sukses selalu untuk tim balap yang penuh semangat ini!

29 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Balap MotorRoad Race

Putra Keitaro Tutup Musim Kompetisi Dengan Dua Kemenangan

by D 14 N 29 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Bukan main, ilmu menghitung korekan Imam Combet Kulonprogo pada mesin Bebek 116cc Tune Up Underbone.Secara keseluruhan peserta yang hadir di final Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship 2023 Karanganyar, sudah rata. Tinggal mekaniknnya pintar mengatur mesin, jadi tidak  ada lagi cerita si ini pake ini, si itu pake itu bisa juara.

Menurut pengakuan mekanik kunci sebenarnya pada pacuan Yamaha FIZ R tunggangan Riski KN peraih podium ke-3 dibawah bendera tim Putra Keitaro Privater Haya Hua dan Andrean membela tim Pindad Racing Team Feat Putra Keitaro menaiki tangga podium ke-5, terletak pada set-up karbu, red-valve, knalpot dan pengapian.

Baca Juga : Mybest Road Race Jayapura : Kopastama RT Papua Turunkan Darlen Ohe Didikan Octvz Racing School. Tarung 13 Kelas

Untuk perangkat Karburatornya menggunakan KRJ  28. Mengimbangi asupan bahan bakar dalam posisi stasioner sampai RPM menengah dan atas, maka ukuran pilot jet menjadi 45, sedangkan main jet 140. Itu tadi rumusan yang efektif dalam mensuplai gas aktif di ruang bakar. Tidak kering dan tidak basah.Putra Keitaro Tutup Musim Kompetisi Dengan Dua Kemenangan

Lebih lanjut, dijelaskan  manifoldnya dan alurnya pada ruang kruk-as. Intinya dibuat terarah hingga padat merayap. Temasuk pula upaya mencoak pantat piston oversize 100. Nah, untuk lubang transfer dan port-exhaust dibikin 41 mm dan buang 26. Karakter tenaganya dijamin bengis di RPM atas. Makin sepsial ketika dikombinasikan dengan pengapian Special Engine.

Pada ada sisi lain penggunaan red-valve by V-Force3 juga membantu tekanan bahan bakar. Hubungan mesra antara red valve V-Force3 dengan kompresi primer ala 2-tak dipastikan membuat aliran gas aktif pada ruang bakar menjadi lebih berisi, proses kompresi makin yahud menghasilkan tenaga.

Baca Juga : Jelang Road Race Tugu Muda Semarang : Citra Farma Dodok Children RT Pekalongan Kembali Boyong Willy Hamer

Tdak ubahnya dengan ilmu mekanik yang lain, maka lubang transfer dan bilas hanya dipoles dikit. Alur derajat lekukannya yang masih tetap bawaan pabrik, tapi lubang-lubangnya mengarah pada squish. Sebab disanalah uap pembakaran akan diantar ke kubah head-cylinder. Itu sama artinya setelah diledakkan di ruang bakar, gas yang telah terbakar akan cepat dibuang.

Tentu saja, setelah dikompresi dari ruang pembakaran, maka pemampatannya mengandalkan area squish dengan lebar 7 mm, nat 0,5 mm dan kubah 14 derajat. Ini rumusan yang sudah melalui proses ujicoba berulang kali. Bahkan ratusan kali berdasarkan masukan rider.

Lalu bagaimana dengan perbandingan rasionya? Untuk perbandingan rasio 1 ada diangka 13-37, lanjut persneling 2 dengan kombinasi  17-30, rasio 3 perbandingan 19-25, ditutup dengan percepatan 4 yang 22-23. Semua ini bermuara pada final gear 13-42 yang sangat efektif mentransfer tenaga ke roda.

‘’Untuk knalpot kita menggunakan Creampie Muffler Yogyakarta dan suspensi disuport oleg AGS Suspension,’’terang Imam Combet.

Semua data  diatas konfirmasi dan  pengakuan langsung tuner yang memang sudah beberapa kali di up sama RB. Jadi bukan sekedar berita siapa juara dan hasil lomba saja. Harus ada invesitgasi mendalam.

29 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Balap MotorRoad Race

Langkah Gemilang Diaz Trail Racing Team: Dukungan Baru Olios, Edcobatt, Mazda, dan SDP Menyemarakkan Musim Kompetisi Balap 2024

by D 14 N 29 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Penghujung musim kompetisi balap 2023 menjadi momen penuh kegembiraan bagi Diaz Trail Racing Team (DTRT) Magelang dengan pengumuman dukungan baru dari sejumlah sponsor terkemuka.

Tim yang dikomandoi oleh Diaz Bramantyo Wibowo, pemilik tim, siap mengarungi lintasan balap dengan dukungan Olios, Edcobatt, Mazda, dan Sri Dadi Putro (SDP). Kabar ini menjadi angin segar yang menggetarkan dunia balap motor, menandai langkah baru dalam karir mereka.

Baca Juga : Road Race Jateng : Biar Tidak Monoton, Tiga Mekanik Saling Tukar Pikiran

Keikutsertaan perusahaan-perusahaan ternama seperti Olios, Edcobatt, dan Mazda menandakan bahwa prestasi dan potensi Diaz Trail Racing Team diakui dan diapresiasi oleh para pihak yang memiliki pandangan jeli terhadap dunia balap motor.

Langkah Gemilang Diaz Trail Racing Team Dukungan Baru Olios, Edcobatt, Mazda, dan SDP Menyemarakkan Musim Kompetisi Balap 2024

Sri Dadi Putro (SDP) dengan owner Tyas Ning Kawuryan kelahiran Karanganyar Solo

Namun, tidak ketinggalan Sri Dadi Putro (SDP) dengan owner Tyas Ning Kawuryan kelahiran Karanganyar Solo, sebuah bidang usaha Event Organizer (EO) yang memberikan dukungan tambahan dengan alamat di Podang 002/009 Genengan Jumantono Karanganyar Solo.

Saat kita mendengar istilah Event Organeizer, kita biasanya membayangkan orang-orang yang berurusan dengan perencanaan sebuah acara-acara spesial, bagi SDP, kehidupan mereka tidak terbatas pada mengatur sebuah event. Mereka juga dikenal sebagai peserta di dunia balap motor

Tentu saja ini membawa semangat baru di kubu Diaz Trail Racing Team, yang telah lama menjadi peserta aktif dalam lintasan balap. Diaz Bramantyo Wibowo, selaku pemilik tim, menyambut baik dukungan baru ini, mengungkapkan kegembiraannya dan keyakinan bahwa sinergi ini akan membawa prestasi lebih tinggi bagi timnya.

Baca Juga : DTRT Magelang, Bukan Main Sasaranya Kejurnas Motorprix Dan Oneprix 2023 (Kelas Suporting)

Pencapaian gemilang turut diukir oleh pembalap andalan tim, M Rovic, sebagai bukti positif dari dukungan sponsor baru ini. Rovic meraih podium ke-3 di kelas Bebek 2 Tak Standart 116cc EX Rider, podium ke-5 di kelas Bebek 2 Tak Standart 125cc EX Rider, dan podium ke-2 di kelas Bebek 2 Tak Standart 125cc EX Rider Lokal Kares Surakarta. Sedangkan untuk pembalap pemula DTRT hanya bisa finish diurutan ke-6.

Langkah Gemilang Diaz Trail Racing Team Dukungan Baru Olios, Edcobatt, Mazda, dan SDP Menyemarakkan Musim Kompetisi Balap 2024

Vega pemula DTRT Magelang

‘’Buat menambah jam terbang dia, hasil tersebut sudah bagus. Mengingat Vega baru dua kali mengikuti kejuraan balap motor yakni di Pemalang dan Karanganyar,’’jelas Diaz Bramantyo Wibowo.

Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Diaz Trail Racing Team, tetapi juga menegaskan bahwa dukungan dari sponsor dapat memberikan dorongan ekstra bagi pembalap untuk mencapai hasil maksimal di lintasan. Diharapkan keberhasilan ini akan menjadi pemicu bagi pencapaian lebih tinggi dan prestasi gemilang di masa depan untuk Diaz Trail Racing Team.

Langkah Gemilang Diaz Trail Racing Team Dukungan Baru Olios, Edcobatt, Mazda, dan SDP Menyemarakkan Musim Kompetisi Balap 2024

Selamat kepada Diaz Bramantyo Wibowo, M Rovic, dan seluruh anggota tim atas kerja keras dan prestasi luar biasa. Semoga dukungan dari para sponsor baru terus mengalir, mendukung kemajuan dan keberlanjutan kesuksesan Diaz Trail Racing Team.  D  14  N

29 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Balap MotorRoad Race

Kejayaan Benaya Farel dan Kiprah Mekanik Salechong dalam Kejuaraan Road Race Nasional

by D 14 N 29 November 2023
written by D 14 N

RODABALAP.COM ; Pada akhir pekan lalu, tepatnya tanggal 25-26 November, gelaran Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship sukses mengguncang sirkuit non-permanen alun-alun Karanganyar, Jawa Tengah. Ratusan starter dari berbagai penjuru Pulau Jawa berpartisipasi, menciptakan serangkaian aksi balap yang sangat menghibur.

Salah satu cerita sukses terbesar dalam kejuaraan ini adalah keberhasilan Benaya Farel, pembalap berbakat asal Sragen, yang berhasil meraih gelar juara umum kategori pemula. Prestasi ini tidak hanya melibatkan keahlian dan dedikasi Farel di lintasan balap, tetapi juga peran penting dari seorang mekanik handal yang akrab disapa Salechong.

Baca Juga : MCR Round 2 Kediri : Juara Kelas Non Prestasi Digondol Next Benaya Farel. DK Group Racing Division SRC Reborn Pacitan

Farel, dengan perjalanan panjangnya dalam dunia balap motor, telah menorehkan prestasi gemilang di Kejurprov Casytha Manahadap Road Race Championship. Keberhasilan ini tentu bukan hasil kebetulan semata, melainkan hasil dari kerja keras, latihan rutin, dan kerja tim yang solid.

Kejayaan Benaya Farel dan Kiprah Mekanik Desa Salechong dalam Kejuaraan Road Race Nasional

Kanan mekanik desa asal Pacitan (Salechong)

Dalam dunia balap motor, peran mekanik sangat krusial. Salechong, yang dikenal sebagai juru racik mesin motor, memiliki andil besar dalam kesuksesan tim. Sebagai mekanik utama motor 2 tak milik Benaya Farel, Salechong memiliki tugas yang tak kalah pentingnya dengan sang pembalap.

Keterampilan dan keahliannya dalam meracik mesin motor menciptakan performa optimal, memberikan Farel keunggulan di lintasan.  Sukses kali ini tidak hanya mencerminkan bakat individu, tetapi juga sinergi luar biasa antara pembalap dan mekaniknya. Kerjasama erat di antara keduanya, didukung oleh kerja keras dan fokus pada detail, menjadi kunci sukses dalam menghadapi persaingan sengit di lintasan balap nasional.

Baca Juga : Road Race Magetan : DK Group Racing Division SRC Reborn Full Tim, Pemanasan Menuju Java Grand Prix

Prestasi gemilang ini juga membawa dampak positif bagi Sragen dan Jawa Tengah secara keseluruhan. Menunjukkan bahwa talenta berbakat tidak hanya berasal dari pusat-pusat balap terkenal, tetapi juga dari daerah-daerah kecil yang mampu melahirkan juara.

Selamat kepada Benaya Farel, Salechong, dan seluruh tim atas pencapaian gemilang ini. Semoga kesuksesan ini menjadi pendorong bagi mereka untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah mereka di panggung balap nasional.

29 November 2023 0 comment
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Newer Posts
Older Posts
  • Facebook
  • Twitter

@2021 - All Right Reserved. Designed and Developed by PenciDesign


Back To Top
rodabalap.com
  • HOME
  • Balap Motor
    • Motocross
    • Off Road
    • Drag Bike
    • Road Race
    • Hasil Lomba
  • INFO BALAP
    • Mobil
    • Drag Bike
    • Road Race
    • Off Road
  • MotoGP
  • MXGP News
  • Modifikasi
    • Road Race
    • Drag Bike
    • Off Road
  • MOTOR
  • More
    • Produk Racing
  • Contact