Home MXGP NEWS Bukti Hormonisnya Hubungan FIM Motocross World Championships Dengan Negara Asia

Bukti Hormonisnya Hubungan FIM Motocross World Championships Dengan Negara Asia

483

rodabalap.com – Asia akan selalu menajdi pusat perhatian yang eksotis untuk penyelenggaraan  FIM Motocross World Championships . Seperti negara-negara Australia, Jepang, Thailand dan Indonesia merupakan sebuah putaran klasik dari seri motorcross di Dunia. Cuaca  panas, lumpur tebal, atau sirkuit hard pack, semuanya ada di Asia. Sekedar informasi bahwa China dan Hongkong pada tahun 2019 juga kan menggelar kejuaraan dunia FIM Motocross World Championships.

Pada tahun 1991 ketika pebalap Amerika Mike Kiedrowski berhasil  memenangkan GP Jepang 125cc, ditahun yang sama Jeff Stanton dari Amerika yang lain memenangkan GP 250cc Jepang. Setahun kemudian pada tahun 1992, giliran pebalap asalBelanda Pedro Tragter memenangkan 125cc Jepang.

Penyelenggaraan grandprid di Jepang  berlangsung beberapa tahun, dengan kemenangan Kiedrowski memenangkan GP 250cc pada tahun 1992, Alex Puzar, Yves Demaria dan Stefan Everts juga menambahkan 250 GP menang di Jepang pada tahun 1993, 1994 dan 1995.

Pada bagian yang lain negara Indonesia juga memainkan perannya, dimulai pada tahun 1995 dengan pebalap Perancis Sebastien Tortelli di Grand Prix 125cc dengan kemenangan lain pada tahun 1996, sebelumnya  Alessio Chiodi memenangkan GP 125cc  di Indonesia pada tahun 1997 dan Yves Demaria menambah kemenangan GP Jepangnya pada tahun 1994, dengan kemenangan di Indonesia di kelas 250cc pada tahun 1997.

Setelan menunggu selama 20, dimana Demaria pebalap terakhir yang berhasil memenangkan kejuaraan di kelas 250 cc, maka  pada tahun 2017 kejuaraan dunia FIM Motocross World Championships  disirkuit Pangkal Pinang. Shaun Simpson dan Jeremy Seewer menang di kelas MX2.

Tentu saja, belakangan ini, Thailand juga bergabung dalam kemitraan Asia, dengan Antonio Cairoli memenangkan yang pertama pada tahun 2013, Italia mengambil MX1 secara keseluruhan, dan di MX2 adalah Jeffrey Herlings yang meraih kemenangan di Thailand. Cairoli menambahkan kemenangan lainnya pada tahun 2014 di MX1 seperti halnya Herlings di MX2. Pada tahun 2015  Ryan Villopoto berhasil meraih  kemenangan besarnya di Thailand. Suasana semakin memanas ketika Herlings membawa pulang kemenangan ketiga beruntun Thailand di MX2. Romain Febvre menang di MXGP pada tahun 2016.

Australia menggelar pada FIM Motocross World Championships tahun 1993, ketika Andrea Bartolini memenangkan 125cc di sirkuit  Manijump dan Broadford . MX1 dan MX2 pada tahun 2000 dan 2001. Sekarang dalam waktu kurang lebih satu minggu kedepan, Indonesia kembali akan menggelar  dua putaran di Pangkal Pinang dan Semarang. Keduanya akan menjadi tantangan yang mengasyikkan buat Jeffrey Herlings meraih kemenangan kelimanya di Asia, dan Cairoli yang ketiga.

Previous articleRoad Race 2018 : Nostalgia Dengan Yamaha 125Z, It’s The Real Legend
Next articleRoad Race 2018 : Nostalgia Dengan Suzuki Satria Series, It’s The Shark
Filosofi hidup : Bermimpilah setinggi langit. Jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang